Loading...
Tampilkan postingan dengan label kemudi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kemudi. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 April 2018

Gangguan Yang Sering Terjadi Pada Kemudi Mobil, Dan Cara Mengatasinya

Hallo brother Gangguan Yang Sering Terjadi Pada Kemudi Mobil, Dan Cara Mengatasinya - Kenyamanan dalam berkendara akan terganggu jika ada kendala pada sistem kemudinya. Gangguan-gangguan pada kemudi mobil tersebut jika Anda biarkan akan semakin parah dan ujung-ujungnya Anda harus membawanya ke bengkel. Dan pastinya butuh biaya yang tidak murah. bagaimana mengatasi gangguan kemudi mobil?

Gangguan Yang Sering Terjadi Pada Kemudi Mobil, Dan Cara Mengatasinya. Untuk itu sebaiknya lakukan tindakan perawatan yang tepat, dan juga bisa mendeteksi lebih dini gejala-gejala awal munculnya keluhan pada sistem kemudi sebelum terlambat dan mengalami kerusakan yang parah.

Mengatasi Gangguan Kemudi Mobil

Dan berikut adalah beberapa gangguan yang biasa terjadi pada sistem kemudi mobil beserta cara/tips mengatasinya yang dapat kami sampaikan. Silahkan disimak 

Gangguan-gangguan pada Kemudi
  1. Tali kipas (V-belt) yang sudh kendur, atau biasanya kehabisan oli pada power steeringnya akan menyebabkan kemudi menjadi lebih berat.
  2. Bentuk ban yang cenderung radial lebar dan tekanan angin yang kurang juga bisa menyebabkan kemudi terganggu. Hal ini mengakibatkan bidang gesek yang bersentuhan dengan permukaan jalan bertambah lebih besar. Pada kendaraan model gear box juga biasa mengalami hal serua seperti ini, yaitu kemudi menjadi lebih berat.
  3. Kemudi yang berat pada jenis kendaraan gear box biasanya disebabkan karena penyetelan sector shaft tidak benar terhadap steering worm, sehingga free playnya juga tidak ada.
  4. Pada kendaraan bermodel rack and opinion, kemudi yang berat biasanya disebabkan oleh tidak cukupnya tekanan yang ada didalam ban. Penyebab lain yang biasa dialami kendaraan bermodel rack and opinion ini adalah penyetelan baut yang kelonggaran giginya terlalu kencang. Selain beberapa hal diatas, gerak bebas (free play) yang berlebihan ternyata juga bisa menyebabkan gangguan pada kemudi. Hal ini terjadi karena penyetelan pada sector chaft yang memang kurang tepat atau bisa jadi penyetel yang terlalu kendur pada model rack an opinion ini.
  5. Pada kendaraan jip, kemudinya terganggu karena center arm bracket mengalami keausan, dan akan cenderung menarik kendaraan ke satu arah saja.
  6. Pegas (suspensi) depan mobil yang lemah juga bisa menyebabkan kemudi bertambah berat. Gangguan ini disebabkan oleh diamater ban yang tidak sama dan ausnya bantalan roda depan.
  7. Getaran juga bisa membuat kemudi Anda tidak nyaman. Biasanya getaran pada setir ini dikarenakan batang penghubung yang ada pada sistem kemudi sudah longgar, sehingga perlu dibawa ke bengkel dengan segera untuk dilakukan penyetelan ulang. Batang penghubung pada kemudi yang sudah aus juga perlu diganti.
Cara Atau Tips Mengatasi Gangguan Pada Kemudi Mobil
  1. Periksalah gerak bebas yang terdapat pada mobil dengan cara mendongkraknya pada bagian depan mobil sampai kedua roda terangkat. Anda juga perlu memeriksa sistem kemudi Anda. Jika ada sambungan yang longgar segera kencangkan. Biasanya, beberapa bagian sistem kemudi yang harus Anda periksa adalah sambungan pada sistem kemudi, bantalan rodanya, pasangan roda pada gigi kemudi dan baut pada pusat pegas.
  2. Periksa juga tekanan pada ban mobil Anda. Sesuaikanlah tekanan ban dengan tekanan standartnya.
  3. Pada bagian roda depan mobil yang tidak seimbang biasanya akan menyebabkan kemudi mobil bergetar. Tips untuk mengatasinya, Anda harus terlebih dahulu menyeimbangkan roda dengan memberikan pemberat pada velg. Setelah itu Anda sebaiknya harus membawa ke bengkel untuk penyetelan lebih lanjut.
  4. Jika mobil masih terlihat miring meskipun sudah diparkirkan di tempat yang datar, Anda tidak perlu cemas. Kemungkinan penyebabnya adalah kondisi atau bebannya tidak sama, bisa jadi salah satu pegas bagian suspensi mengalami patah. Periksa kembali pegas pada masing-masing roda. Tumpuan-tumpuan pada pegas juga perlu Anda periksa. Selain itu, Periksa juga ketinggian kendaraan dengan menggunakan alat ukur yang terletak di lampu utama mobil, periksa ketinggian mobil dari lampu utama ke landasan/tanah.
  5. Jika kemudi pada mobil Anda arak geraknya cenderung ke satu arah saja, meskipun mobil Anda sedang melaju di jalanan yang datar dan lurus, ada kemungkinan gangguan pada kondisi roda, kelurusan roda, salah satu rem yang mengesek atau bisa jadi gangguan yang terdapat pada suspensi depan. Pastikan dulu tekanan kedua rda belakang dan depan sama, kemudian periksa lingkar roda, jika masih belum sama, samakan dulu. Setelah itu periksa rem. Pastikan daya cengkeram rem sudah lepas penuh ketika pedal rem tidak sedang diinjak.
Sekian info mengenai Gangguan Yang Sering Terjadi Pada Kemudi Mobil, Dan Cara Mengatasinya semoga berguna ,jika berguna monggo dishare kerekan - rekan sekalian . jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom dibawah ini ... teimakasih ...

Rabu, 15 Maret 2017

Cara Hilangkan Suara Kresek Kresek Ketika Setir Diputar

Hallo brother Cara Hilangkan Suara Kresek Kresek Ketika Setir Diputar - suara berisik seperti kresek kresek didalam setir mobil ketika diputar memang terlihat sepele namun sangat mengganggu sekali khususnya bagi si pengemudi mobil. Suara berisik seperti logam yang bergesekan didalam setir ini juga dapat mempengaruhi konsentrasi mengemudi bila si driver nya sensitif terhadap suara yang seperti itu.

Cara atasi setir bunyi kresek kresek . Namun apasih sebenarnya yang bisa membuat suara kresek kresek didalam setir ketika diputar tadi ? Ternyata suara tersebut adalah bunyi gesekan dari komponen switch horn / klakson mobil. Didalam setir mobil terdapat dua buah switch horn yakni plat kuningan berbentuk ring ( lingkaran ) serta satu lagi batang tembaga yang berbentuk pen. Kedua komponen ini berfungsi sebagai penyalur arus listrik yang digunakan untuk membunyikan klason mobil. Dan bila batang tembaga tadi sudah aus dan bentuk ujungnya tidak lagi tumpul, maka terjadilah suara gesekan yang sangat mengganggu khususnya ketika setir dipakai belok. 

Cara perbaiki setir mobil bunyi

Nah untuk mengatasi hal itu caranya sangatlah mudah sekali. Yang perlu anda lakukan hanyalah membuka setir mobil dan menggosok bagian ujung batang tembaga yang sudah aus menggunakan amplas ukuran sedang, bisa dengan ukuran 500 atau 1000 sampai ujung batang tembaga tadi tumpul pada bagian pinggir pinggirnya. Terakhir adalah dengan memberikan gel pelumas / grease / gemuk pada bagian plat tembaga yang berbentuk ring tadi. Setelah selesai silahkan setir mobil dipasang kembali dan cobalah untuk memutar mutar setir mobil, apakah masih ada suara kresek kresek ataukah tidak. Bila masih ada kemungkinan anda kurang tumpul dalam menggosokknya. Silahkan ulangi langkah diatas sampai suara benar benar hilang.

servis setir mobil

overhaul setir mobil
Untuk cara membuka setir mobil tentu saja tiap merk dan type kendaraan berbeda beda, namun pada dasarnya tiap setir kendaraan non airbag memiliki sekrup pengunci dibagian belakang bawah setir kemudi, ada juga beberapa mobil yang tidak menggunakan sekrup pengunci dan cukup menarik penutup setir saja seperti kendaraan panther, truk dan bus.

Untuk kendaraan yang telah dilengkapi dengan menggunakan SRS airbag memiliki sekrup pengunci antara 2 sampai 3 buah yang berada di bagian samping kiri, samping kanan dan belakang bawah yang biasanya bisa dibuka menggunakan " kunci L bintang ". Selain sekrup pengunci, didalam setir juga terdapat mur pengunci yang biasanya berukuran 17, 19, dan 22, anda dapat melepasnya dengan menggunakan kunci flexible handle + kunci shock yang sesuai dengan ukurannya. Jangan lupa melepas konektor massa dari klakson mobil dan memasangnya kembali setelah selesai perbaikan.

Oh iya sebelum melakukan pencopotan setir sebaiknya diposisikan lurus dan ditandai, hal ini bertujuan agar ketika setir dipasang kembali posisinya tidak miring. Khusus untuk dibagian setir terdapat tombol kontrol seperti volume audio dan lain lain sebaikny lakukan dengan hati hati ketika mencopot setir terutama untuk kabel spiral yang ada didalamnya sangat rawan sekali putus bila salah memasang kembali setir.

Khusus untuk setir mobil yang dilengkapi oleh SRS airbag anda harus lebih berhati hati lagi dalam mencopotnya, sebab bila anda ceroboh kantung airbag dapat meledak dan mencederai anda. Cara melepasnya pun berbeda dengan setir non airbag, pada setir airbag ini kalian harus melepas kutub negatif aki dan menunggu beberapa menit untuk memastikan pasokan listrik ke komponen airbag terputus sehingga kemungkinan airbag meledak adalah NoL. Bila kalian ragu silahkan bawa mobil kesayangan ke bengkel maindealer terdekat di daerah anda. 
Nah bagaimana apakah anda sudah paham dan mengerti penyebab suara kresek kresek didalam setir mobil dan cara memperbaikinya ? 

Sekian info mengenai Cara Hilangkan Suara Kresek Kresek Ketika Setir Diputar  semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan- rekan sekalian . Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom dibawah ini ... Terima kasih ...

Kamis, 19 Mei 2016

cara kerja Power Steering

 Power steering merupakan sebuah sistem yang berfungsi untuk meringankan memutar sistem kemudi kendaraan sehingga menghasilkan putaran kemudi yang ringan tanpa membutuhkan tenaga yang berarti untuk mengendalikan kemudi, terutama pada kecepatan rendah dan menyesuaikannya pada kecepatan menengah serta tinggi.
Pada kecepatan rendah gaya gesek ban dengan jalan cukup tinggi, apalagi untuk tipe ban tekanan rendah dengan telapak ban yang lebar.Power steering mempunyai dua tipe peralatan yaitu tipe hidraulis yang menggunakan tenaga mesin, dan yang lainnya menggunakan motor listrik atau biasa di sebut Electric Power Steering (EPS).
Pada power steering yang menggunakan tenaga mesin , tenaga mesin di pakai untuk menggerakkan pompa, sedangkan pada jenis yang menggunakan motor listrik, pompa digerakkan oleh motor listrik. Keduanya sama – sama bertujuan untuk membangkitkan tekanan hidraulis yang dipakai untuk menggerakkan torak pada power cylinder dan memberikkan tambahan tenaga pada pinion dan rack.
1

Syarat sebuah power steering harus sesuai dengan gaya pengemudian dimana pada saat kecepatan rendah usaha pengemudian harus lebih rendah (ringan) dan semakin tinggi kecepatan kendaraan, maka usaha yang diperlukan untuk pengemudian harus semakin kecil. Untuk memperoleh gaya kemudi yang sesuai, beberapa mobil memiliki power steering dengan peralatan khusus yang dipasang pada pompa (vane pump) atau gear housing.
Power steering yang menggunakan sensor yang terpasang pada gear housing merupakan tipe power steering dengan sensor kecepatan kendaraan, dimana kecepatan kendaraan dideteksi dengan speed sensor dan tekanan fluida yang bekerja pada pompa akan berubah ubah berdasarkan sensor kecepatan.

Power steering yang menggunakan sensor yang terpasang pada vane pump merupakan tipe pwer steering dengan sensor putaran mesin (RPM). Pada tipe pengindera rpm mesin, di atas kecepatan tertentu volume aliran fluida diturunkan sehingga tekanan yang bekerja pada pompa akan berkurang.
• Penggunaan power steering memberikan beberapa keuntungan seperti
  1.  Mengurangi steering effort
  2. Kestabilan yang sangat tinggi selama pengemudian
  3. Mengurangi guncangan dari ketidak rataan permukaan jalan yang di salurkan pada steering wheel.
• Cara perawatan power steering agar awet :
  1. Bila kendaraan mau belok sebaiknya jalan atau gerak dulu baru belok.
  2. Jangan terlalu sering membelokkan steer sampai mentok/patah terlalu lama.
  3. Memilih minyak Power Steering yang original (jenis ATF).
  4. Memilih spare parts yang original bila diservice.
  5. Untuk hidrolik jenis rack steer, disarankan setiap mencuci kendaraan karet pelindung (boot steer) kanan dan kiri diperiksa, apakah lepas, robek atau terjadi kerusakan lainnya.
  6. Jika parkir kendaraan, hendaknya posisi roda bagian depan harus lurus.
  7. Gunakan jenis ban dengan tingkat gesekannya rendah
• Cara kerja power steering :
1. Posisi netral
Alirkan ke katup pengontrol ( control valve ). Bila katup pengontrol berada pada posisi netral, semua minyak akan mengalir melalui katup pengontrol ke saluran pembebas ( relief port )dan kembali ke pompa. Pada saat ini tidak terbentuk tekanan dan arena tekanan kedua sisi sama, torak tidak bergerak.

2. Pada saat membelok
Pada saat poros utama kemudi (steeringmain shaft) diputar ke salah satu arah, katup pengontrol juga akan bergerak menutup salah satu saluran minyak. Saluran yang lain akan terbuka dan akan terjadi perubahan volume aliran minyak dan akhirnya terbentuk tekanan. Pada kedua sisi torak akan terjadi perbedaan tekanan dan torak akan bergerak ke sisi yang bertekanan rendah sehingga minyak yang berada dalam ruangan tersebut akan dikembalikan ke pompa melalui katup pengontrol.
2
B. Macam-Macam Power Steering yaitu :
1. Hidrolik Power Steering
Hidrolik Power Steering adalah sebuah sistem hidrolik (servo hidrolik) yang berfungsi untuk memperingan tenaga yang dibutuhkan untuk memutarkan kemudi terutama pada kecepatan rendah dan menyesuaikannya pada kecepatan menengah serta tinggi. Pada kecepatan rendah gaya gesek ban dengan jalan cukup tinggi, apalagi untuk tipe ban tekanan rendah dengan telapak ban yang lebar.
3
A. Cara kerja power steering hidrolic :
Ketika kemudi diputar, tahanan yang terbentuk oleh berat kendaraan dan mobil gesekan antara ban dan permukaan jalan menyebabkan torsion bar di dalam rotary valve menjadi membelok. Hal ini merubah posisi valve spool dan sleeve, kemudian mengarahkan minyak power steering dibawah tekanan ke power cylinder.
Perbedaan tekanan pada satu sisi piston (yang dipasang pada rack) membantu menggerakkan rack untuk mengurangi usaha putar. Minyal pelumas yang ada di dalam sisi power cylinder lainnya dipaksa ke control valve dan kembali ke pump reservoir. Pada saat steering efforts berhenti, maka control valve diketengahkan oleh gaya putar dari torsion bar, tekanan diseimbangkan pada kedua sisi piston, dan roda depan kembali lurus ke posisi depan.
4
Power steringhidrolic / Manual
Rack-and-pinion assembly merupakan unit hydraulic-mechanical dengan integral piston dan rack assembly. Di dalamnya ada satu rotary valve yang mengarahkan aliran minyal power steering dan mengontrol tekanan untuk mengurangi steering effort (suatu usaha daya yang diperlukan untuk memutar kemudi). Ketika kemudi diputar, tahanan yang terbentuk oleh adanya berat dari kendaraan dan gesekan roda ke ban, menyababkan torsion bar di dalam rotary valve menjadi agak cenderung melenceng. 
Hal ini akan merubah posisi valve spool dan sleeve, karena itulah diperlukan pengarahan pelumas bertekanan ke proper end yang terdapat pada power cylinder. Perbedaan tekanan pada sisi piston (yang dipasang pada rack) membantu menggerakkan rack untuk mengurangi langkah usaha putar. Pelumas di dalam power cylinder yang berlawanan didesak ke control valve dan kembali ke pump reservoir. Ketika steering effort berhenti, maka control valve akan diketengahkan oleh gaya melintir dari torsion bar, tekanan pada kedua sisi piston akan disamakan, dan roda depan kembali ke posisi lurus ke depan.
A. Konstruksi System
5
Keterangan :
  1. Reservoir
  2. Unit pompa
  3. Pipa pendingin
  4. Unit pengatur sirkit aliran minyak
  5. Rumah gigi kemudi
  6. Saluran pembagi
Rack-and-pinion power steering system terdiri dari:
• Rack and pinion steering gear box
Rack Pinion/Gearbox adalah system penggerak Power Steering dari kemudi atas kemudian di teruskan ke bagian roda dengan dibantu oleh komponen understeel atau kaki-kaki kendaraan (tie rod, rack end, idle arm dll). Di dalam system RackPinion/Gearbox terdapat piston dan valve(katup) yang bekerja sesuai tekanan olie yang disalurkan melalui Vane Pump, selain itu terdapat juga seal-seal yang berguna menahan tekanan olie agar tidak bocor keluar.
• Power steering oil pump
Pompa PS berfungsi sebagai penyalur tenaga dari mesin dengan oli yang bertekanan tinggi yang kemudian diteruskan ke bagian Rack Pinion/Gearbox melalui Selang Tekan (Selang bertekanan tingi). Posisi Vane Pump selalu berada di bagian atas dari RackPinion/Gearbox. Dan hampir setengahnya system Power Steering dikendalikan/ditentukan dari kerja Pompa, oleh karena itu bila terdapat kerusakan pada Pompa hampir dipastikan system Power Steeringnya juga tidak akan jalan alias rusak. Tipe pompa banyak sekali, antara lain :
pompa torak, membran, plunger, roda gigi luar, roda gigi dalam, vane, screw dan lain-lain. Tekanan yang diperlukan merupakan tekanan secara menerus (continue), sehingga tipe pompa yang digunakan adalah tipe Vane atau Roda Gigi. Pompa menghasilkan tekanan dengan memanfaatkan putaran mesin, sehingga volume pemompaan sebanding dengan putaran mesin.
Pengaturan jumlah minyak yang mengalir keluar dari pompa diatur oleh flow control valve, sehingga selalu konstant. Pada kenyataannya, karena tahanan pengemudian pada kecepatan tinggi berkurang maka jumlah aliran minyak juga harus dikurangi, supaya stabilitas pengemudian tetap terjaga Pada power steering rpm sensing dan power steering yang mempunyai flow control valve dengan built-in control spool, jumlah aliran minyak akan diatur sesuai dengan kecepatan kendaraan.
Kerja pengaturan jumlah aliran fuida/ minyak oleh flow control valve dan control spool adalah sebagai berikut :

a). Pada Putaran Rendah

Pada putaran rendah (650 s.d. 1250 rpm), tekanan yang dihasilkan oleh pompa akan dialirkan ke dua saluran yaitu x (saluran ke flow control valve) dan y (saluran ke control spool). Aliran yang melewati saluran x sebagian kembali ke pompa dan sebagian lagi keluar (P1). Aliran P1 diteruskan melewati orifice 1 & 2 dan terbagi menjadi dua yaitu output pompa dan dialirkan ke sebelah kiri flow control valve menjadi tekanan P2. Perbedaan tekan P1 dan P2 tergantung putaran mesin. Pada saat putaran mesin naik maka terjadi kenaikan perbedaan antara P1 dan P2.
Apabila tekanan P1 melebihi kekuatan pegas ”A”, maka flow control valve akan bergerak kek kiri, sehingga membuka saluran pengeluaran ke sisi pengisapan pompa sehingga jumlah aliran pengeluaran tidak naik. Pada kondisi ini jumlah aliran minyak dikontrol pada ± 6.6 ltr/ min.
b). Pada Putaran Menengah
Pada saat putaran menengah (1250 s.d. 2500 rpm) tekanan pengeluaran pompa (P1) yang bekerja pada sisi kiri control spool valve mempunyai tekanan yang mampu mengalahkan tekanan pegas ”B”, sehingga control spool valve tergerakkan ke kanan. Dengan bergesernya control spool valve maka besarnya lubang orifice 2 berkurang, sehingga tekanan out-put pompa dan tekanan P2 berkurang yang menyebabkan flow control valve semakin bergeser ke kiri.
Jadi pada posisi putaran menengah control spool valve akan tergeser ke kanan dan memperkecil orifice 2 sehingga mengurangi volume fluida yang melalui orifice.
c). Pada Putaran Tinggi
Jika putaran mencapai lebih dari 2500 rpm, control spool valve akan optimum terdorong ke kanan sehingga menutup orifice 2 dengan sempurna. Pada kondisi ini out-put pompa dan P2 hanya melalui orrifce 1, sehingga jumlah alirannya menjadi kecil, yaitu 3.3 ltr/ min.
Di dalam flow control valve terdapat relief valve yang berfungsi untuk mengatur tekanan kerja. Jika tekanan kerja mencapai 80kg/ cm2, pegas relief valve akan terdorong sehingga relief valve terbuka dan P2 turun.
  • Oil reservoir
  • Oil reservoir berfungsi untuk menampung oli P/S.
  • Tubes/Hose (selang)
  • Selang ini berfungsi yang menyalurkan oli yang bertekanan tinggi dari Vane Pump ke bagian Rack Pinion/Gearbox, dengan perputaran/rotasi yang sangat cepat maka dapat menimbulkan efek bunyi jika bahan selang yang dipakai kurang bagus kualitasnya.
b. Prinsip Kerja Power Steering Hidrolis
6
Sistem power steering menggunakan tekanan hidrolis yang dibangkatkan oleh power steering pump gunanya adalah untuk mengurangi langkah usaha yang diperlukan untuk memutar kemudi. Power steering pump dipasang di depan engine. Pompa yang dipakai adalah tipe vane-type, dan digerakkan oleh crankshaft melalui drive belt.
Minyak power steering ditarik dari reservoir ke pompa pada saat mesin dalam keadaan hidup. Minyak ini ditekan oleh satu power steering switch dan control valve yang letaknya di dalam power steering pump.
2. Electric Power Steering
Pada mobil toyota tahun 2005 sudah menerapkan Electric Power Steering (EPS), dimana proses kerja power steering yang awalnya menggunakan sistem hidrolis berubah menjadi sistem elektris.
Ciri khas yang terdapat pada EPS adalah sudah tidak menggunakan pompa power steering. Pada mobil toyota tahun 2005 sudah menerapkan Electric Power Steering (EPS), dimana proses kerja power steering yang awalnya menggunakan sistem hidrolis berubah menjadi sistem elektris.
a. Cara kerja sistem electric power steering (EPS)
Ketika kunci di putar ke posisi On, Control module memperoleh arus listrik untuk kondisi stand bay, bersamaan dengan itu indikator EPS pada panel instrumen menyala. Dan ketika mesin dihidupkan, Noise suppressor segera menginformasikan pada control module untuk mengaktifkan motor listrik dan clutch pun langsung menghubungkan motor dengan batang setir.
Salah satu sensor yang terletak pada steering rack bertugas memberi informasi pada control module ketika setir mulai diputar yang dinamakan Torque Sensor, alat ini akan memberikan informasi kepada control module sejauh mana setir diputar dan seberapa cepat putarannya.Dengan informasi tersebut control module segera mengirim arus listrik sesuai kebutuhan , motor listrik akan memutar gigi kemudi, dengan begitu proses memutar setir menjadi ringan.Vehicle speed sensor bertugas begitu mobil mulai melaju. sensor ini memberikan informasi bogi control module tentang kecepatan kendaraan, jika kecepatan melampaui 80 KM maka motor elektrik akan di nonaktifkan sehingga dengan begitu setir menjadi berat dan meningkatkan safety. Jadi sistem EPS ini mengatur besarnya arus listrik sesuai yang dibutuhkan oleh motor listrik dan memberikan kode tertentu jika ada malfungsi pada system
7
Electric Power Steering
                 Sistem Electronic Power Steering (EPS) termasuk di dalamnya komponen yang sama seperti pada sistem power steering konvensional. Sebagai tambahannya adalah sebuah solenoid valve pada power steering gear box, dan satu control unit dekat dibawah audio yang terletak di panel farcia tengah. Untuk mengontrol aliran oli pada steering gear box, disediakan satu solenoid yang bekerja berdasarkan arus dari control module yang menerima sinyal dari VSS (Vehicle Speed Sensor) dan TPS.
9Gambar :Cara Kerja Electric Power Steering
8
Cara kerja Sistem Electric Power Steering (EPS) adalah saat kunci diputar ke posisi ON, Control Module memperoleh arus listrik untuk kondisi stand-by, bersamaan dengan itu indikator EPS pada panel instrumen menyala. Saat mesin hidup, Noise Suppressor segera menginformasikan pada Control Module untuk mengaktifkan motor listrik dan clutch pun langsung menghubungkan motor dengan batang setir. Salah satu sensor yang terletak pada steering rack bertugas memberi informasi pada Control Module ketika setir mulai diputar. Disebut Torque Sensor, ia akan mengirimkan informasi tentang sejauh apa setir diputar dan seberapa cepat putarannya. Dengan dua informasi tersebut, Control Module segera mengirim arus listrik sesuai yang dibutuhkan ke motor listrik untuk memutar gigi kemudi. Dengan begitu proses memutar setir menjadi ringan. Vehicle Speed Sensor bertugas begitu mobil mulai melaju. Sensor ini menyediakan informasi bagi control module tentang kecepatan kendaraan. Pada kecepatan tinggi, umumnya dimulai sejak 80 km/jam, motor elektrik akan dinonaktifkan oleh Control Module.
Dengan begitu setir menjadi lebih berat sehingga meningkatkan safety. Jadi sistem EPS ini mengatur besarnya arus listrik yang dialirkan ke motor listrik hanya sesuai kebutuhan saja. Selain mengatur kerja motor elektrik berdasarkan informasi dari sensor, Control Module juga mendeteksi jika ada malfungsi pada sistem EPS. Lampu indikator EPS pada panel instrumen akan menyala berkedip tertentu andai terjadi kerusakan. Selanjutnya, Control Module menonaktifkan motor elektrik dan clutch akan melepas hubungan motor dengan batang setir. Namun karena sistem kemudi yang dilengkapi EPS ini masih terhubung dengan setir via batang baja, maka mobil masih dimungkinkan untuk dikemudikan. Walau memutar setir akan terasa berat seperti kemudi tanpa power steering.
Electric Power Steering (EPS) menggunakan beberapa perangkat elektronik seperti:
  1. Control Module: Sebagai komputer untuk mengatur kerja EPS.
  2. Motor elektrik: Bertugas langsung membantu meringankan perputaran setir.
  3. Vehicle Speed Sensor: Terletak di girboks dan bertugas memberitahu control module tentang kecepatan mobil.
  4. Torque Sensor: Berada di kolom setir dengan tugas memberi informasi ke control module jika setir mulai diputar oleh pengemudi.
  5. Clutch: Kopling ini ada di antara motor dan batang setir. Tugasnya untuk menghubungkan dan melepaskan motor dengan batang setir sesuai kondisi.
  6. Noise Suppressor: Bertindak sebagai sensor yang mendeteksi mesin sedang bekerja atau tidak.
  7. On-board Diagnostic Display: berupa indikator di panel instrumen yang akan menyala jika ada masalah sengan sistem EPS.
b. Keungulan Electric Power Steering
EPS tidak hanya melakukan fungsi power steering biasa, namun juga bisa mengontrol tekanan hydraulic pressure yang bereaksi berdasarkan counter-force plunger yang ada pada gear box tetapnya di dalam input shaft, oleh karena itulah karakteristik steering effort vs. tekanan hydraulic bervariasi tergantung dari kecepatan kendaraan untuk memberikan karakteristik kemudi yang optimal pas dengan kecepatan kendaraan dan kondisi kemudi.
  1. Pada saat mobil dalam keadaan stationer dan berjalan lambat putaran kemudi ringan.
  2. Pengaturan steering effort berdasarkan kecepatan kendaraan.
  3. Pada kecepatan sedang dan cepat, steering effort secara akan bertambah untuk menambah kestabilan dan kenyamanan kemudi.
  4. Pada kecepatan sedang dan cepat, ketika posisi kemudi berada atau mendekati posisi netral, fungsi reactionary plunger akan menambah steering effort agar kemudi lebih stabil.
  5. Ketika kendaraan melewati jalan yang rusak pada kecepatan sedang dan cepat, meskipun ada rintangan besar dari permukaan jalan, namun tidak akan mempengaruhi arah control kemudi, karena tekanan ouput hydraulic untuk steering effort menjadi tinggi sama seperti power steering konvensional.
  6. Sistem ini mempunyai fungsi fail-safe sehingga meskipun sistemnya elektrikal, temasuk control unit dan sensors, namun karakteristik power steering normal masih bisa di dapat.
Permasalahan yang timbul biasanya adalah kemudi/ steer terasa
berat sehingga ada indikasi bahwa power steering menjadi salah satu
kemungkinan penyebabnya, walaupun bukan merupakan satu-satunya
penyebab. Jika ada permasalahan tersebut maka dalam melakukan
pemeriksaan sistem power steering adalah sebagai berikut :
  1. Periksa power steering belt (belt pemutar pompa power steering). Jika kondisinya rusak maka harus diganti namun jika hanya kendor/ longgar lakukanlah penyetelan kekencangan belt-nya (lihat spesifikasi pada workshop manual).
  2. Periksa minyak power steering. Cek jumlah dan kualitas minyak dengan melihat deep stik pada tabung recervoir. Lakukan juga pengecekan terhadap kebocoran yang mungkin terjadi pada pipa/ selang penghubung. Jika ada kebocoran perbaiki atau atasi terlebih dahulu kebocoran yang terjadi, tambahkan minyak power steering pada recervoir dan lakukan bleeding. Bleeding dilakukan dengan menghidupkan mesin pada 100 rpm, kemudian roda kemudi diputar secara maksimum ke kanan dan ke kiri tiga atau emapat kali.
Penggantian minyak dilakukan jika minyak ditemukan sudah
teroksidasi/ berbuih/ berbusa dan atau bahkan sudah ada emulsi.
Penggantian minyak dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  • Naikkan bagian depan kendaraan
  • Lepaskan pipa pengembalian minyak dari recervoir dan keluarkan minyak
  • Dengan mesin hidup idling, putarkan roda kemudi maksimum kekanan dan ke kiri sambil mengeluarkan minyak.
  • Matikanlah mesin.
  • Isikan minyak baru ke recervoir.
  • Hidupkan mesin pada 1000 rpm.
  • Setelah minyak keluar melalui pipa saluran balik, pastikan bahwa minyak direcervoir selalu penuh dan minyak yang keluar melalui saluran balik tidak bercampur udara.
  • Pasang kembali pipa pengembalian minyak dari recervoir.
  • Lakukan pembuangan udara yang kemungkinan masih tersisa (bleeding) dengan cara sebagaimana dijelaskan di atas.
  • Pastikan bahwa pada saat mesin dimatikan, kenaikan level minyak
  • pada recervoir tidak lebih dari 5 mm.
3). Periksa tekanan minyak power steering.
Dengan menggunakan pressure gauge pastikan bahwa tekanan minyak tidak lebih rendah dari 65 kg/ cm pada kondisi maksimum belok dan atau pada saat idle dan
saluran pressure gauge diblok (max bloking 10 detik).
Sekian info mengenai cara kerja Power Steering. Ingat utamakanlah selalu keselamatan, semoga berguna bagi para sobat semua.kalau berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

penyebab rusaknya komponen power steering

Power steering merupakan komponen mobil yang memudahkan kita mengendalikan kemudi pada kendaraan. Pada kebanyakan mobil saat ini sudah dilengkapi dengan teknologi power steering, namun beberapa mobil lama masih menggunakan power steering hidrolik yang menggunakan cairan sebagai pelumas pompa untuk menghasilkan tekanan pada pusat kemudi. 

Pompa ini sendiri digerakkan oleh mesin dengan menggunakan V-belt sebagai penggeraknya. Berbeda dengan mobil keluaran terbaru yang sudah menggunakan konsep electrik power atau EPS, dimana power steering di gerakkan oleh motor listrik.

Pemakaian power steering hidrolik kerap mengalami masalah terjadinya kebocoran pada sil pusat kemudi, hal ini menyebabkan borosnya cairan pelumas yang digunakan.


penyebab rusaknya komponen power steering

Berikut beberapa penyebab komponen power steering hidrolik mengalami kerusakan.


  • Faktor Usia

Komponen power steering seperti sil atau rack steer yang berusia lima tahun lebih dan memiliki jarak tempuh lebih dari 100 km cenderung mengalami kerusakan. Rack steer yang bocor ditandai dengan adanya rembesan atau cairan power steering yang menetes. selain itu sering terdengar suara mendengung saat setir di putar. Jalan terbaik mengatasinya adalah mengganti komponen tersebut dengan yang baru untuk menghindari terjadinya kerusakan pada as pegas. namun jika anda belum sempat menggantinya sebaiknya rajin-rajin memeriksa dan menambah cairan pelumas power steering kendaraan anda.

  • Boot Rack Steer Robek

Komponen yang terbuat dari karet ini sangat rentan mengalami pecah atau rusak. Kerusakkan pada komponen ini juga terkadang disebabkan terlalu sering melintasi jalan yang rusak. Jika komponen ini rusak sebaiknya segera diganti untuk menghindari masuknya kotoran ke bagian as setir yang berakibat terjadinya pengaratan pada as setir.

  • Salah Isi Cairan Pelumas

Jangan pernah mengisi cairan pelumas power steering menggunakan cairan pelumas yang kerap digunakan untuk kopling dan rem. Pelumas power steering memiliki karakteristik cairan yang berbeda.

  • Pemakaian Extrem

Kendaraan yang dipacu dan melakukan manufer atau drifting akan mempercepat terjadinya kebocoran pada selang. Hal ini disebabkan karena tekanan pada sirkuit power steering menjadi terlalu panas.

Merawat dan mencegah lebih baik dari pada memperbaiki. Jika komponen sil pada power steering hidrolik rusak anda akan membutuhkan biaya sekitar 300 ribuan dan lama waktu perbaikan hingga tiga jam. Biaya akan menjadi lebih tinggi dan mencapai 2 jutaan jika terjadi kerusakan pada mekanik power steering.

Sekian info mengenai penyebab rusaknya komponen power steering. Ingat utamakanlah selalu keselamatan, semoga berguna bagi para sobat semua.kalau berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

kerusakan Power Steering

kerusakan Power Steering - Memang menyenangkan kendaraan yang sudah dilengkapi Power Steering, memudahkan dalam pengendalian dan manuver di tiap tikungan jalan. Apalagi di saat memarkir kendaraan yang sempit dan minim ruang. Power Steering awalnya di perkenalkan pada tahun 1995, dan kini masih terus dikembangkan dari yang model pertama yaitu sistem hidraulik hingga versi modern yaitu EPS (Electronic Power Steering). Bagi Anda mobil-nya belum dilengkapi perangkat tersebut jika ingin memasangnya, untuk harga power steering-nya tidak begitu mahal kok.

kerusakan Power Steering

Power Steering . Sistem cara kerja Power Steering Hidraulik atau Hidrolis yaitu menggunakan cairan oli power steering yang telah dipompa menjadikan suatu tekanan didalam rumah setir. Mengapa pompa oli power steering dapat bekerja, sebab pompa dapat bekerja digerakkan dan diputar dengan mesin melalui V-belt. Jika mobil terbaru sekarang sudah tidak dibantu oleh sistem hidraulik, melainkan dengan motor listrik maka disebut EPS (Electric Power Steering).‬

‪Masalah yang timbul dari Power Steering Hidraulik (Hidrolis) dan cara merawatnya, karena pada umumnya sering terjadi kebocoran, sebab “sil’ di rumah setir menjadi aus. Sehingga Kita rajin-rajin setiap hari memberikan cairan oli untuk power steering.‬


‪Power Steering, komponen yang sering terjadi kerusakan dan faktor penyebab :
  1. ‪Usia komponen yang sudah melewati masa diatas 5 tahun dan mobil yang sudah berjalan hingga 110.000 km. Kendala yang pasti kita hadapi yaitu masalah kebocoran pada selang atau rack steer. Bila kita buka kap mesin lihat bagian rembesan pada selang sirkulasi cairan oli power steering (Jika tetesan oli benar-benar ada). Apabila selang retak, sobek, atau pecah dan semakin besar pasti tetesan cairan power steering menetes dengan deras. Tanda-tanda lain, bila Kita putar setir mobil kita terdengar suara berdengung. Biasanya tiap orang hanya mampu diatasi dengan menambahkan cairan power steering, tapi apa yang kita lakukan hanya bersifat sementara bukan untuk memperbaiki.‬
    • Cara mengatasinya, sil memang dianjurkan untuk diganti. Disamping itu setir as pegas harus di servis sebab debu dan kotoran menempel pada as roda.‬
  2. Ada yang sempat terjadi dalam pengisian oli power steering-nya salah mengisi oli tersebut, ditambah lagi kurangnya perawatan dan bahkan tidak dilakukan perbaikan dibengkel. Akhirnya power steering bocor dibiarkan begitu saja. Langkah yang dilakukan, pada umumnya penambahan oli power steering-nya. Tapi apa yang dilakukan customer sering terjadi kesalahan dalam mengisi cairan oli, karena beranggapan cairan power steering sama dengan yang digunakan untuk kopling dan rem. Padahal, kegunaannya berbeda.‬
  3. Ada juga kejadian yang memaksakan kinerja dari power steering tersebut. Yaitu pada mobil pembalap kontes ajang slalom dan drifting, sebab ajang kontes slalom bermanuver secara berlebihan dengan kecepatan sangat tinggi. Sehingga arus cairan oli menjadi panas. Ini bisa menimbulkan kerusakan pada selang yang nantinya berakhir pada kebocoran.‬
‪Untuk estimasi harga service power steering mobil dan serta perbaikannya bervariasi, padabengkel spesialis power steering mematoknya antara 100.000 hingga 500.000. Namun jika rusaknya sudah parah harganya cukup mahal antara 1 juta sampai 4 juta.

Sekian info mengenai kerusakan Power Steering . Ingat utamakanlah selalu keselamatan, semoga berguna bagi para sobat semua.kalau berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

tips menghindari kerusakan power steering

Power Steering merupakan komponen system kemudi yang menggunakan tenaga hidrolik untuk membantu kita meringankan stir /kemudi waktu menggerakkan stir, dengan power steering mobil menjadi lebih mudah untuk di kendalikan, karena seberat apapun beban putaran stir akan di bantu oleh kinerja power steering sehingga beban putaran setir menjadi lebih ringan.

Perbandingan antara mengendarai mobil sudah menggunakan power stering dengan yang belum menggunakan power steering akan sangat terasa sekali, hal ini bisa kita buktikan pada saat kita mencoba mengendarai mobil yang belum menggunakan power steering akan terasa lebih berat pada beban putaran stir bila kita bandingkan dengan mobil yang baru atau sudah menggunakan power steering pastinya lebih ringan dan nyaman.

Kerusakan umum yang biasa terjadi pada power steering ialah power steering berat dan bocor, jika sudah ada kerusakan dihimbau untuk tidak membeli komponen power steering bekas meskipun harganya lebih murah, karena tidak bisa menghasilkan cara kerja power steering yang maksimal, yang justru akan membuat pembengkakan biaya dimasa yang akan datang.


tips menghindari kerusakan power steering

Berikut beberapa tips untuk menminimalisir terjadinya kerusakan pada power steering mobil yang kita miliki:
  • Usahakan tidak memutar atau menggerakkan stir/ kemudi ketika mesin kendaran mati.
  • Ketika akan membelokkan mobil, usahakan mobil dalam kondisi jalan atau bergerak, hal ini sebagai upaya mengurangi beban putaran stir.
  • Jangan terlalu sering membelokkan steer sampai mentok/patah terlalu lama, karena jika terlalu lama akan membuat tekanan pada sil power steering semakin kuat, akibatnya sil cepat rusak/ bocor.
  • Gunakan minyak Power Steering yang original (jenis ATF) pada saat penambahan atau penggantian.
  • Memilih spare parts yang original bila disservice, hindari spearpart KW.
  • Kami sarankan pada setiap mencuci kendaraan, perhatikan karet pelindung (boot steer) kanan dan kiri, apakah lepas, robek atau terjadi kerusakan lainnya, jika terjadi kerusakan ringan segera perbaiki atau ganti yang baru.
  • Usahakan selalu memarkir kendaraan dengan posisi roda bagian depan lurus.
  • Gunakan jenis ban dengan tingkat gesekannya rendah untuk menjaga sil dari tekanan yang bisa menyebabkan kerusakan.
Rasanya power steering adalah komponen mobil yang sudah menjadi kelengkapan utama atau kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh semua jenis mobil di jaman sekarang, hal ini ditujukan untuk memberikan rasa nyaman terhadap pengemudi, tetapi apabila ada kerusakan pada power steering juga akan membuat kita kebingungan, selain kesulitan dalam mengendarai mobil juga akan menimbulkan masalah finansial baru untuk kita, sebab spearpart penggantinya juga tidak murah, biasanya untuk power steering set original Toyota berkisar antara dua sampai empat juta rupiah, untuk jenis mobil Mitsubishi pastinya akan lebih mahal. Oleh karena itu sebaiknya kita jaga power steering mobil kita dari segala kemungkinan kerusakan. silahkan baca kerusakan Power Steering .

Sekian info mengenai  tips menghindari kerusakan power steering . Ingat utamakanlah selalu keselamatan, semoga berguna bagi para sobat semua.kalau berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

power steering terasa berat

Perangkat power steering di mobil selain memberi kemudahan juga menyuguhkan kenyamanan dalam pengendalian. Berkat peranti itu, pengemudi tak usah bersusah payah memutar roda kemudi saat ingin memutar haluan atau ingin memutar arah mobil. Begitu pun saat parkir.
“Namun, bila perangkat itu bermasalah, pengemudi dan penumpang akan merasa sangat terganggu,”
Bahkan, power steering yang rusak atau tiba-tiba seret dan berat bisa berpotensi memicu kecelakaan. Untuk itu, mengenali potensi dan gejala masalah di power steering serta cara penyelesaiannya sangatlah perlu.  
 power steering terasa berat

Lantas, apa saja gejala itu dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut tips :
1. Putaran power steering berat
Ada beberapa hal yang menyebabkan power steering berat. Pertama, tekanan dari pompa yang tidak maksimal karena telah aus. Hal itu bisa terjadi karena adanya kebocoran pada selang oli atau minyak power steering. “Segera lakukan penggantian selang bila selang telah rusak.
Kedua, oli atau minyak yang telah habis. Cara kerja power steering hidrolik sangat tergantung pada keberadaan oli. Pasalnya, cairan itulah yang memberikan tekanan fluida, sehingga pompa dan komponen lainnya di sistem power steering bekerja.
Ketiga, seal di rak pinion tidak dalam posisi yang tepat. Ketidaktepatan seal atau worm steeringdapat menimbulkan kebocoran minyak atau oli. Akibatnya, tekanan oli juga kurang kuat. Walhasil, putaran power steering pun semakin berat.
Keempat, baut rack pinion atau worm steering terlalu kencang. Baut yang terlalu kencang akan menyebabkan putaran power steering berat, meski oli lancar mengalir. Karena itu, segera setel ulang bila menemui gejala itu.
Kelima, ball joint telah aus. Bila peranti itu telah aus yang ditandai dengan kondisi kering, segera ganti.
2. Power steering berisik atau mendengung
Selama menangani permasalahan power steering mendengung, penyebab yang paling kerap ditemui ada dua. Keduanya adalah selang yang telah aus dan pompa bocor. silahkan baca  Permasalahan power steering bunyi mendengung.
Seperti saat power steering terasa berat, selang yang telah aus, terutama banyak rajutan benang yang putus, akan mengganggu aliran fluida. Seretnya aliran cairan itulah yang menyebabkan getaran dan suara mendengung.
“Karena itu sangat disarankan secara rutin memeriksa kondisi selang tersebut,”
Segera ganti bila selang tersebut telah aus. Pasalnya, bila dibiarkan, kerusakan akan merembet ke bagian lain.
Penyebab kedua, yaitu pompa yang bermasalah. Akar kerusakan peranti ini adalah oli yang bocor. Akibat kebocoran itu, dinding pompa yang saling bergesekan dengan blade rusak. “Hal itu lantaran mereka saling bergesekan tanpa ada pelumas,”
Jadi, segeralah bawa ke bengkel bila menemui gejala masalah tersebut. Periksa dan segera ganti selang yang bocor.
Sekian info mengenai  power steering terasa berat. Ingat utamakanlah selalu keselamatan, semoga berguna bagi para sobat semua.kalau berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….