Loading...
Tampilkan postingan dengan label minyak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label minyak. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 April 2018

Maksud dari Penggunaan bensin tanpa timbal

Hallo brother Maksud dari Penggunaan bensin tanpa timbal - “Menggunakan bensin tanpa timbal” pasti udah ga asing lagi dong sama kalimat tersebut, apalagi bagi yang milikin sepeda motor yang sudah menganut system Fuel Injection. tapi sudah tahukan anda maksud dari bensin bebas timbal itu sendiri seperti apa?
Maksud dari Penggunaan bensin tanpa timbal. Sebelumnya saya ingin menjelaskannya sedikit mengenai Timbal tersebut, TEL (Tetra Ethyl Lead) atau yang biasa dikenal dengan Timbal adalah sebuah senyawa kimia yang digunakan sebagai aditif dalam bahan bakar minyak (BBM) untuk meningkatkan angka oktan.
Akhir-akhir ini, banyak muncul produk sepeda motor yang menggunakan teknologi Fuel Injection. Mesin-mesin tersebut dalam spesifikasi dari pabriknya, menggunakan bensin tanpa timbal. Banyak orang menyimpulkan bahwa bensin tanpa timbal di Indonesia adalah Pertamax atau Pertamax Plus.
Dari anggapan itu mereka-mereka yang ingin membeli kendaraan dengan sistem PGM-FI (Programmed Fuel Injection) berpikir dua kali karena mesti ngasih makan Pertamax pada motornya. Sebenarnya, ditilik dari sistem pencampuran udara dengan bensin pada mesin karburator dan Fuel Injection tidak terlalu dipengaruhi jenis bensinnya.
karburator
Mesin karburator mencampur bensin dan udara dengan memakai tabung venturi. Aliran udara memanfaatkan sedotan piston di ruang bakar saat piston (seker) bergerak ke bawah. Sedangkan untuk mengatur bukaan lubang bensin dan udara menggunaan jarum dan klep.
Injector
Sedangkan itu, pada mesin FI pencampuran bensin dan udara dengan menggunakan sistem pompa. Komposisi udara dan bensin yang dicampurkan oleh injektor diprogram oleh komputer menyesuaikan dengan tarikan gas tangan dan suhu udara.
Jadi, mau bensin apapun sebenarnya sampai tahap ini PGM FI (pada hemat saya) tidak ada masalah.
Akan tetapi, kemungkinan kenapa pihak pabrik merekomendasikan penggunaan bensin non-timbal adalah karena pada mesin PGM FI dilengkapi katalis yang  menyempurnakan pembakaran yaitu dengan memfilter gas buang sehingga gas-gas yang belum ‘sukses’ terbakar sempurna akan terbakar (dengan fasilitas katalis tadi). Bila menggunakan bensin bertimbal, ‘debu’ timbal akan menempel pada katalis dan mengerak.
Sekian info mengenai Maksud dari Penggunaan bensin tanpa timbal semoga berguna ,jika berguna monggo dishare kerekan - rekan sekalian . jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom dibawah ini ... teimakasih ...

Rabu, 21 Maret 2018

Cara Mengatasi Bau Bensin yang Tercium di Dalam Mobil?

Hallo brother Cara Mengatasi Bau Bensin yang Tercium di Dalam Mobil? - Saat sedang menyetir, terkadang bau bensin tercium, apalagi kalau kita berada terlalu lama dalam mobil saat melakukan perjalanan jauh. Bahkan, aroma bensin tersebut bisa menimbulkan sakit kepala hingga memecah konsentrasi dan menyebabkan bahaya untuk terus berkendara.



Nah! Berikut ada beberapa langkah untuk mencegah bau bensin timbul di dalam kabin mobil, apa saja? Yuk, Simak ulasan dibawah.
Hal yang paling sering dilakukan para pengendara biasanya tetap menyetir dengan kaca yang sedikit terbuka. Namun hal itu tidak cukup, karena cara tersebut tidak ampuh menghilangkan bau sepenuhnya. Atau jika aroma bensin sering tercium kita harus mencari sumbernya. Bisa dengan mengecek karpet-karpet mobil kemudian mencucinya. Mencuci karpet pun tidak sepenuhnya mengurangi bau bensin di dalam mobil.
Salah satu tips yang cukup ampuh dilakukan adalah dengan meletakkan sekumpulan biji kopi di bagian bawah dalam mobil dan meninggalkannya dalam waktu satu minggu. Mengapa kopi? Karena kopi diyakini bisa menyerap segala sesuatu yang berhubungan dengan aroma, tidak hanya bensin. Tak perlu juga menggunakan kopi dengan harga mahal, biji kopi murah pun bisa menghilangkan bau dan tidak menimbulkan noda di karpet mobil.
Penetralisir lain yang bisa digunakan adalah baking soda. Dengan cara menaburkan di beberapa bagian mobil dan diamkan semalaman. Hari berikutnya, karpet bisa dibersihkan dan aroma bensin pun bisa hilang. Karena bensin mengandung minyak, bisa juga dengan menggunakan cairan pencuci. Seperti diketahui cairan pencuci bisa menghilangkan noda dari minyak dan juga bisa mengurangi bau tak sedap.
Ada lagi cara lain seperti misalnya, dengan cuka apel. Cuka apel dimasukan ke dalam botol spray kemudian disemprotkan di beberapa titik di karpet atau di bagian interior mobil. Setelah itu diamkan mobil semalaman namun dengan keadaan jendela terbuka. Cara termudah lainnya juga bisa diterapkan. Misalnya dengan rajin membersihkan mobil setiap harinya. Sejauh ini yang juga sering dilakukan adalah membiarkan mobil dengan kaca terbuka setidaknya selama 24 jam. Dengan begitu udara akan terus bersirkulasi.
Sekian info mengenai Cara Mengatasi Bau Bensin yang Tercium di Dalam Mobil? semoga berguna ,jika berguna monggo dishare kerekan - rekan sekalian . jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom dibawah ini ... teimakasih ...

Senin, 20 Februari 2017

Apa Itu Cetane Number Solar ? Cari Tahu Disini

Apa Itu Cetane Number Solar ? Cari Tahu Disini - di negeri kita indonesia, kendaraan khususnya mobil yang bermesin diesel kurang begitu populer di mata masyarakat dibandingkan mobil yang bermesin bensin. Jadi jangan heran jika lebih banyak orang indonesia yang paham dengan angka oktan bila dibandingkan dengan angka cetane atau cetane number ini. 

Pengertian cetane number . Padahal kedua istilah tersebut merupakan sebuah faktor yang mengindikasikan kualitas dari suatu bahan bakar yang nantinya akan digunakan sebagai bahan bakar mesin.


Nah maka dari itu pada kesempatan kali ini akan mencoba menjelaskan mengenai apa itu angka cetane atau setane number yang terdapat pada bahan bakar solar untuk diesel.

Pengertian cetane number 

  • Pengertian angka cetane ( setana )
Angka cetane ialah sebuah bilangan angka mulai dari angka 0 ( nol ) hingga 100 yang mana menunjukkan kualitas bahan bakar solar berdasarkan relatifitas pembakarannya. Angka cetane ini ialah merupakan salah satu dari beberapa faktor yang terukur guna menunjukkan karakteristik dari keseluruhan serta kualitas bahan bakar solar.

Angka cetane pada solar ini berbanding terbalik dengan angka oktan yang terdapat pada bahan bakar bensin, bila pada bahan bakar bensin, semakin tinggi nilai oktan nya maka bensin tersebut akan sukar untuk dibakar. Sedangkan pada bahan bakar solar adalah kebalikannya, semakin tinggi nilai cetane pada solar, maka semakin mudah solar tersebut untuk terbakar. Jadi bila dimisalkan sebuah bahan bakar solar memiliki angka cetane 54 lebih mudah terbakar bila dibandingkan solar dengan nilai cetane 51. Jadi semakin tinggi nilai cetane pada solar maka semakin tinggi pula kualitas dari bahan bakar tersebut.


Baca juga : Pengertian Angka Oktan Pada Bahan Bakar Bensin

Perlu anda ketahui juga bahwa pada bahan bakar mesin diesel ini mengandung beratus ratus hidrokarbon yang berbeda beda, sedangkan CETANE nya hanya satu, bahan bakar solar ini harus dapat menyala ketika silinder berada di titik kompresi didalam ruang silindrer, dan karena cetane ini adalah kandungan yang paling mudah menyala didalam ruang bakar mesin diesel, maka nilai cetane inilah yang selanjutnya digunakan sebagai satuan standar dalam menggambarkan mudah tidaknya pembakaran relatif suatu bahan bakar solar.
  • Kenapa semakin tinggi nilai cetane itu bagus untuk mesin diesel ?

Seperti yang kami jelaskan diatas bahwa semakin tinggi bilangan cetane solar, maka semakin bagus pula kualitasnya karena solar tersebut tentunya sangat gampang sekali terbakar. Implikasinya adalah bila suatu bahan bakar solar ini gampang terbakar saat dikompresi, maka ketukan yang terjadi pada saat proses pembakaran di mesin diesel tentu akan berkurang, hal ini akan berimbas pada semakin halusnya suara mesin diesel mobil kita. Dengan begitu mobil pun akan terasa lebih nyaman dikendarai, tenaga bisa lebih maksimal.
  • Cetane number solar yang bagus berapa ?
Pada umumnya angka cetane atau cetane number ( CN ) berkisar di antara 40 hingga 55, nah dari angka tersebut tentu saja anda akan langsung tahu solar dengan CN berapa yang bagus. Di stasiun pengisian bahan bakar di indonesia rata rata banyak yang menjual solar dengan 3 varian bahan bakar untuk mesin diesel yakni Solar ( solar subsidi ) yang memiliki angka cetane sebesar 48, kemudian di ikuti dengan dexlite dan juga dex yang masing masing memiliki angka cetane di angka 51 dan 53.

  • Catatan tambahan lain mengenai bahan bakar diesel
Selain angka cetane pada bahan bakar mesin diesel, anda pun juga perlu memperhatikan kandungan gas sulfur yang ada didalam bahan bakar tersebut. Semakin tinggi kandungan dari sulfur didalam suatu bahan bakar akan dapat memicu timbulnya karat pada bagian sistem commonrail yang nantinya akan menyumbat dan mengganggu kinerja mesin. Biodiesel dari pertamina memiliki kandungan sulfur sebanyak 500 ppm yang mana jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan solar biasa ( solar subsidi ) yang memiliki kandungan sulfur sebanyak 3.500 ppm.

Nah sebagai pemilik dan juga pengguna mobil bermesin diesel anda pun wajib hukumnya mengetahui hal hal yang anda anggap sepele seperti ini agar nantinya bisa dengan bijak dalam memilih suatu bahan bakar. bahan bakar mesin diesel yang memiliki nilai cetane tinggi dan kandungan sulfur yang rendah sangat disarankan untuk digunakan pada mesin kendaraan kita karena mesin akan terjaga kebersihannya dan bebas dri deposit yang dapat merusak mesin.


Sekian info mengenai Apa Itu Cetane Number Solar ? Cari Tahu Disini semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih…

Pengertian Nilai Oktan Pada Bahan Bakar Bensin

Pengertian Nilai Oktan Pada Bahan Bakar Bensin - mungkin masih banyak dari pembaca yang masih belum mengerti dengan apa itu nilai oktan yang ada pada sebuah bahan bakar kendaraan, maka dari itu dalam kesempatan kali ini kami akan mengulas mengenai apa yang dimaksud dengan nilai oktan dan manfaatnya pada mesin kendaraan.

Pengertian Nilai Oktan Pada Bahan Bakar Bensin

  • Definisi nilai oktan bahan bakar


Definisi nilai oktan bahan bakar bensin . Nilai oktan ialah suatu bilangan yang menunjukkan seberapa tinggi tekanan yang nantinya akan diberikan sampai pada akhirnya bahan bakar bensin ini akan terbakar secara spontan. Tekanan ini disebut juga dengan sebutan kompresi, jadi dalam proses pembakaran mesin, bahan bakar dan juga oksigen akan disemprotkan kedalam ruang bakar, lalu kemudian kedua campuran ini akan dikompresi atau dimampatkan saat piston melakukan langkah kompresi, yang setelahnya busi akan memersikkan bunga api sehingga terjadilah proses pembakaran.


Pengertian Nilai Oktan Pada Bahan Bakar Bensin


Tingginya kompresi mesin ini juga bisa secara otomatis membakar campuran bahan bakar dan oksigen yang terkompresi didalam ruang bakar tanpa harus dipantik dengan busi, dan kejadian ini pun akan menyebabkan timbulnya knocking didalam ruang bakar yang jika dibiarkan secara terus menerus bisa menyebabkan mesin mobil menjadi cepat rusak. Maka dari itulah kejadian terbakarnya bahan bakar secara spontan ini harus sebaiknya dihindari untuk menjaga mesin mobil tetap awet.

Penamaan oktan ini berasal dari nama unsur pembentuk bensin yaitu Oktana ( C8 ) dimana molekul ini memiliki sifat yang sangat bagus dalam hal kompresi. Oktana ini dapat dikompres hingga volume paling kecil tanpa terjadi pembakaran secara spontan, hal ini berbeda halnya dengan molekul Heptana yang bisa dengan mudah terbakar walaupun ditekan dengan kompresi yang rendah.

Beberapa nilai / angka oktan untuk bahan bakar
95 → Pertamax Plus
92 → Bensin standar di Taiwan[1]
91 → Pertamax[2]
91 → Bensin standar di Eropa, Pertamax
88 → Bensin tanpa timbal Premium
87 → Bensin standar di Amerika Serikat
  • Cara menaikkan nilai oktan bahan bakar


Nilai atau angka oktan ini bisa dinaikkan lagi dengan jalan memberikan penambahan zat aditif pada bahan bakar bensin. Seperti melakukan penambahan zat tetraethyl lead (TEL, Pb(C2H5)4) sehingga pada sebuah bahan bakar bensin yang memiliki nilai oktan rendah dan berharga murah, bisa dipakai dengan aman untuk mesin kendaraan. Untuk mengubah timbal padat menjadi bentuk gas pada bensin yang didalamnya mengandung TEL, maka dibutuhkan zat etilen bromida (C2H5Br).

Namun resiko dari penambahan timbal pada bahan bakar bensin ini sangatlah membahayakan, lapisan timbal sisa dari proses pembakaran mesin akan naik dan membentuk lapisan di atmosfir bumi yang tentu saja akan membahayakan makhluk hidup yang tinggal di bumi. Dibeberapa negara maju penggunaan timbal sebagai zat aditif pada bahan bakar bensin sudah dilarang.


Selain timbal ada beberapa zat aditif lain yang digunakan untuk meningkatkan bilangan oktan pada bahan bakar bensin yaitu MTBE (methyl tertiary butyl ether, C5H11O), bahan ini biasanya dibuat dari etanol. MTBE yang murni memiliki nilai bilangan yang setara dengan bilangan oktan yang senilai 118. Dan selain MTBE ini bisa dipakai untuk menaikkan nilai bilangan oktan juga bermanfaat untuk menambah oksigen didalam campuran pengkabutan di ruang bakar, dan jelas dengan adanya efek penambahan oksigen, dapat meminimalkan proses pembakaran yang tidak sempurna didalam prosesnya seperti terbentuknya gas CO ( karbon monoksida ).

Namun setelah dilakukan penelitian dan pengkajian ternyata MTBE ini juga memiliki efek bahaya sebab MTBE ini memiliki sifat karsinogenik dan juga gampang sekali tercampur dengan air. Sehingga bila terjadi kebocoran bahan bakar pada SPBU atau penampungan bahan bakar bensin dan zat MTBE ini meresap kedalam tanah bisa mencemari sumber air baik itu sumur ataupun aliran air lainnya.

Dan salah satu zat aditif yang sampai saat ini dimanfaatkan untuk meningkatkan bilangan oktan pada bahan bakar bensin ialah Etanol, zat ini memiliki bilangan oktan sebesar 123 yang mana memiliki keunggulan dibandingkan kedua zat yang telah saya sebutkan diatas ( TEL dan MTBE ) sebab selain ramah lingkungan, Bahan baku Etanol ini sangat melimpah dan bisa dibuat dari fermentasi tumbuhan. Karena fungsinya sangat penting pada sebuah bahan bakar bensin, bisa dipastikan kedepan harga dari Etanol ini juga bisa setara dengan harga minyak bumi yang saat ini stoknya semakin langka didunia.

Nah tinggi rendahnya nilai oktan yang mempengaruhi terjadinya proses pembakaran yang spontan dan berimbas pada kerusakan mesin, maka gunakan bahan bakar bensin dengan nilai oktan yang disarankan. Semakin tinggi nilai oktan yang digunakan maka semakin rendah atau bahkan tidak terjadi pembakaran spontan sehingga mesin kendaraan menjadi lebih awet.


Sekian info mengenai Apa Itu Cetane Number Solar ? Cari Tahu Disini semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih…

Kamis, 02 Februari 2017

Memilih Bahan Bakar Yang Tepat Untuk Kendaraan Anda

Memilih Bahan Bakar Yang Tepat Untuk Kendaraan Anda - Banyak kita saksikan, terutama di SPBU, motor motor baru yang berkompresi tinggi mengantri panjang di pompa bensin type Premium. Aspek ekonomi lebih menekan daripada efek rusak ke depan pada mesin motornya atau memanglah kurangnya info tentang penentuan bensin ini.
Memilih Bahan Bakar Yang Tepat Untuk Kendaraan Anda . Susunan bensin yang baik yaitu dengan komposisi n-heptana 0% serta iso-oktana 100%, n-heptana yaitu rantai karbon lurus sedangakn iso-oktana yaitu rantai karbon bercabang. Jika susunan satu BBM semakin banyak rantai bercabangnya jadi bensin itu lebih susah untuk terbakar serta digolongkan dalam bensin berkualitas baik demikian sebaliknya apabila komposisinya semakin banyak rantai karbon lurusnya jadi bensin itu berkualitas kurang baik. kendaraan anda akan tetap stabil jika menggunakan bahan bakar berkualitas serta anda selalu melakukan pengecekan secara berkala, selain itu dengan menggunakan bahan bakar yang bagus mesin anda di pastikan terhindar dari yang namanaya turun mesin. gunakan selalu pertamina solusi bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan yang  akan membuat kendaraan anda selalu dalam keadaaan stabil dan aman.
Memilih Bahan Bakar Yang Tepat Untuk Kendaraan Anda

Petrol (umum dimaksud gasoline di Amerika Serikat serta Kanada ; di Indonesia umum dimaksud bensin) yaitu cairan kombinasi yang datang dari minyak bumi serta beberapa besar tersusun dari hidrokarbon dan dipakai sebagai bahan bakar dalam mesin pembakaran dalam. Arti gasoline banyak dipakai dalam industri minyak, bahkan juga dalam perusahaan bukanlah Amerika. Kadang-kadang arti mogas (kependekan dari motor gasoline, dipakai mobil) dipakai untuk membedakannya dengan avgas, gasoline yang dipakai oleh pesawat terbang enteng. Lantaran adalah kombinasi beragam bahan, daya bakar bensin tidak sama menurut komposisinya. Ukuran daya bakar ini bisa diliat dari bilangan oktan tiap-tiap kombinasi.
Memilih Bahan Bakar Yang Tepat 
Oktan yaitu angka yang tunjukkan berapakah besar desakan maksimum yang dapat diberikan didalam mesin sebelumnya bensin terbakar dengan cara spontan. Didalam mesin, kombinasi bensin serta hawa (berupa gas) dapat terbakar sendiri dengan cara spontan sebelumnya terserang percikan api dari busi. Jadi, makin tinggi angka oktannya, makin lama bensin itu terbakar spontan. Pembakaran spontan ini menyebabkan ketukan didalam mesin yang umum dimaksud tanda-tanda ngelitik atau knocking. Pembakaran spontan ini sebisa-bisanya dijauhi dengan angka oktan yang tinggi. Bila masihlah memakai premium yang beroktan 88, jadi mesin bakal ngelitik atau knocking.
Ciri fisik :
  • Premium warna kuning
  • Pertamax warna biru
  • PertamaxPlus warna merah

Premium yaitu bahan bakar minyak type distilat berwarna kekuningan yang jernih. Premium adalah BBM untuk kendaraan bermotor yang paling popular di Indonesia. Premium di Indonesia di pasarkan oleh Pertamina dengan harga yang relatif murah lantaran peroleh subsidi dari Biaya Pendapatan serta Berbelanja Negara. Premium adalah BBM dengan oktan atau Research Octane Number (RON) paling rendah diantara BBM untuk kendaraan bermotor yang lain, yaitu cuma 88. Biasanya, Premium dipakai untuk bahan bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti : mobil, sepeda motor, motor tempel, dan sebagainya. kendaraan yang ada saat ini kebanyakan menggunakan mesin injeksi dan modernisasi, namun sebenarnya itu sangat berpengaruh terhadap kecepatan kendaraan itu sendiri, sebaiknya menggunakan bahan bakar yang berkualitas tinggi untuk kendaraan anda, gunakan selalu pertamina solusi bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan serta akan membuat kendaraan anda tetap stabil dan dalam kondisi baik.
Premium

1. Memakai penambahan pewarna dye
2. Memiliki Nilai Oktan 88
3. Membuahkan NOx serta Cox dalam jumlah banyak

Pertamax yaitu bahan bakar minyak andalan Pertamina. Pertamax, seperti Premium, yaitu product BBM dari pemrosesan minyak bumi. Pertamax dibuat dengan menambahkan zat aditif dalam sistem pemrosesannnya di kilang minyak. Pertamax pertama kalinya di luncurkan pada th. 1999 sebagai pengganti Premix 98 lantaran unsur MTBE yang beresiko untuk lingkungan. Diluar itu, Pertamax mempunyai sebagian kelebihan dibanding dengan Premium. Pertamax direferensikan untuk kendaraan yang di produksi sesudah th. 1990, terlebih yang sudah memakai tehnologi setara dengan electronic fuel injection (EFI) serta catalytic converters (pengubah katalitik).
Pertamax

1. Diperuntukkan untuk kendaraan yang memakai bahan bakar beroktan tinggi serta tanpa ada timbal.
2. Untuk kendaraan yang memakai electronic fuel injection serta catalyc converters.
3. Menpunyai Nilai Oktan 92
4. Bebas timbal
5. Ethanol sebagai peningkat bilangan oktannya
6. Membuahkan NOx serta Cox dalam jumlah yang amat sedikit di banding BBM lain

Pertamax Plus yaitu bahan bakar minyak produksi Pertamina. Pertamax Plus, seperti Pertamax serta Premium, yaitu product BBM dari pemrosesan minyak bumi, dibuat dengan menambahkan zat aditif dalam sistem pemrosesannnya di kilang minyak. Pertamax Plus adalah bahan bakar yang telah penuhi standard performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC). Pertamax Plus yaitu bahan bakar untuk kendaraan yang mempunyai rasio kompresi minimum 10, 5, dan memakai tehnologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers, serta catalytic converters.
Pertamax Plus

1. Sudah penuhi standar WWFC
2. BBM ini diperuntukkan untuk kendaraan yang bertehnologi tinggi serta ramah lingkungan
3. Memakai tehnologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers serta catalytic converters.
4. Tak memakai timbal, dengan kata lain tanpa ada timbal.
5. Memiliki Nilai Oktan 95
6. Toluene sebagai peningkat oktannya
7. Membuahkan NOx serta Cox dalam jumlah yang amat sedikit di banding BBM lain

Bagaimana bila di isi bensin dengan oktan lebih rendah?
Bensin dengan oktan rendah lebih gampang terbakar. Makin tinggi nilai CR pada mesin artinya memerlukan bensin bernilai oktan tinggi. Mesin berkompresi tinggi bikin bensin cepat terbakar (akibat desakan yang tinggi), yang bakal jadi permasalahan yaitu, saat bensin terbakar lebih awal sebelumnya busi memercikkan api. Waktu piston naik ke atas lakukan kompresi, bensin menyala mendahului busi, mengakibatkan piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruangan bakar itu. Kita kerap mendengar arti “Ngelitik” (pinging/knocking) . Bagaimana melukiskan ‘kejam’nya ngelitik yang dirasa piston? Seperti telapak tangan kita ditusuk-tusuk dengan paku, kurang lebih demikian. Perlahan-lahan tetapi tentu bikin piston seperti permukaan bln. serta bahkan juga dapat bolong.
Waktu berlangsung ‘ngelitik’, bensin tak jadi tenaga yang terpakai. Kerja mesin tak maksimal. Kembali diulang, mesin yang CR nya tinggi, membutuhkan bensin yang lambat terbakar. Makin tinggi nilai CR, bensin mesti makin lambat terbakarnya (oktan tinggi). Jadi untuk rekan-rekan, perhatikan nilai CR mesin mobil/motor kita, isilah bensin yang sesuai sama untuk mesin itu.
Bagaimana bila di isi bensin dengan oktan lebih tinggi?
Bensin dengan oktan lebih tinggi (pertamax, pertamax plus, dll), biasanya diperlengkapi dengan aditif pembersih, dsb. Tetapi sedikit berikan menambahkan tenaga, jadi angka oktan tinggi bukanlah artinya lebih bertenaga.
Rangkuman :
– Disarankan isi bensin sesuai sama nilai rasio kompresi. (terkecuali ada modifikasi lain).
– Makin TINGGI nilai oktan, jadi bensin makin lambat terbakar (karena titik bakarnya lebih tinggi).
– Makin TINGGI nilai oktan, jadi bensin lebih susah menguap (penguapan rendah)
– Bensin yang tidak berhasil terbakar (akibat oktan sangat tinggi), dapat mengakibatkan penimbunan kerak pada ruangan bakar atau pada klep.
Jalan keluar Alternatif :
Banyak langkah untuk mengakali supaya dapat memakai bensin Premium pada mesin yang ber-CR tinggi, tetapi mesin tak alami ‘ngelitik’, diantaranya :
– Memberikan Octane Booster pada bensin (dimasukkan ke tangki bensin)
– Memakai katalis untuk menambah nilai oktan (umumnya memiliki kandungan timbal, tak ramah lingkungan).
– Mengubah derajat saat pengapian (ignition timing) ke posisi yang lebih lambat Retard).
Memakai aplikasi water-injection (agak ribet untuk perawatannya).
Cairan Penambah Oktan

Cairan penambah oktan (Octane Booster) sendiri di buat untuk tingkatkan nilai RON bahan bakar. Biasanya, cuma membutuhkan sebagian tetes saja untuk merubah oktan bahan bakar Premium jadi setara Pertamax. Ada sangat banyak product octane booster yang mengedar di Indonesia sekarang ini. 2 merk yang pernah penulis cobalah yaitu : JapanEnergy serta Norival.

Sekian info mengenai Memilih Bahan Bakar Yang Tepat Untuk Kendaraan Anda semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

Selasa, 10 Mei 2016

Benarkah Bahan Bakar Petrolite Lebih Bagus dari Premium?

Benarkah Bahan Bakar Petrolite Lebih Bagus dari Premium? - PT Pertamina (Persero) mengeluarkan produk baru bahan bakar dengan tingkat RON sekitar 90. Hal ini bertujuan sebagai tahap transisi bagi perseroan untuk menghapus peredaran Premium yang memiliki RON 88 dalam waktu maksimal dua tahun seperti arahan pemerintah. Petrolite nama bahan bakar baru ini memiliki harga pasaran sekitar Rp7.800-8000 per liternya.
Apakah benar bahan bakar petrolite lebih bagus kualitasnya dibandingkan dengan premium?
Bahan Bakar Petrolite Lebih Bagus dari Premium . Petrolite adalah bahan bakar bensin dengan kadar Research Octane Number sebesar 90 (RON 90), berarti diatas premium (RON 88) tetapi masih dibawah pertamax (RON 92) ini menyebabkan petrolite lebih halus dan ramah lingkungan.
Hasil gambar untuk Bahan Bakar Pertalite Lebih Bagus dari Premium?

Jadi memang benar kualitas petrolite lebih bagus dibandingkan dengan premium. Mesin mobil sekarang seharusnya menggunakan RON 90 ke atas. Sedangkan bahan bakar premium memiliki RON 88, hal ini menyebabkan mesin mobil akan cepat rusak dan panas. Oleh karena itu pemerintah menyarankan untuk memproduksi bahan bakar dengan RON diatas 88 (premium) dan inilah alasan petrolite muncul.
Tempat pemasaran awal adalah di SPBU daeraah Jakarta, Surabaya, Semarang, dan sejumlah kota besar di Jawa.
Efek menggunakan petrolite untuk mesin akan menjadi lebih bersih dan suara lebih halus, serta tidak menimbulkan polusi knalpot yang berlebihan daripada menggunakan premium.
Sekian info mengenai Benarkah Bahan Bakar Petrolite Lebih Bagus dari Premium? semoga berguna, jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….