Loading...
Tampilkan postingan dengan label Busi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Busi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 April 2018

Merawat Busi Mobil Agar Awet

Hallo brother Merawat Busi Mobil Agar Awet Busi Mobil memiliki peran penting dalam sistem mesin sebuah mobil. Busi mobil memiliki beberapa fungsi seperti sebagai pembakar bensin, dimana hasil pembakaran tersebut menghasilkan tenaga yang dapat menghidupkan mesin mobil secara sempurna.

Merawat Busi Mobil Agar Awet. Selain itu fungsi lain dari busi mobil ialah sebagai cadangan aki, menghasilkan listrik, dan juga menjaga mesin mobil agar selalu dalam kondisi yang stabil.

Merawat Busi Mobil Agar Awet

Dengan beberapa fungsi yang berperan penting untuk rangkaian mobil, penting untuk Anda merawat busi mobil dengan baik agar performa mesin dari mobil dapat bekerja dengan maksimal.

Tips merawat busi mobil dengan tepat dan baik Agar Awet
  • Memeriksa Kondisi Penutup Busi
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengecek penutup busi mobil, apakah keadaannya masih layak atau justru tidak, jika dalam pemeriksaan Anda menemukan penutup busi yang longgar, disarankan untuk segera mengganti busi tersebut, pasalnya busi yang longgar dapat menyebabkan kinerja mesin berkurang atau bahkan mati karena penutup busi yang mudah lepas, selain itu dengan penutup busi yang longgar dapat memudahkan cairan seperti oli atau air masuk ke dalam mesin mobil.
  • Membersihkan Lubang Busi
Membersihkan lubang busi ini bertujuan agar kondisi busi yang terdeteksi kotor akan segera dibersihkan dan tidak mengurangi kinerja busi mobil tersebut. Cara membersihkannya dapat dilakukan dengan meniup angin kompresor agar debu atau kotoran yang berada di busi dapat keluar, atau dapat juga dilakukan dengan menyikat busi sampai bersih.
  • Membersihkan Elektroda Busi
Mengampelas bagian ujung elektroda busi dan mencongkel kotoran yang mungkin mengendap, setelah itu sikatlah busi tersebut dapat membuat elektroda busi menjadi bersih.
  • Memperbaiki Ukuran Celah Busi atau Gap Busi
Dengan mengatur kembali ukuran dapat membuat celah busi yang telah renggang akibat terkikisnya elektroda busi bekerja dengan maksimal dalam rangkaian mesin mobil. Celah busi yang renggang sering terjadi jika kendaraan sudah lama tidak dibersihkan. Untuk itu perbaiki dan atur kembali celah busi mobil Anda sesuai dengan standart pabrik yakni sekitar 0,8 mm sampai dengan 1,2mm.
  • Memeriksa Busi Secara Rutin
Mesin dapat tersendat jika busi telah melampaui batas pemakaian. Pemeriksaan busi penting dilakukan secara teratur agar mempertahankan kinerja mesin. Memeriksa busi dapat dijadwalkan sesuai dengan kilometer tempuh manual servis pemakaian kendaraan Anda, atau jika merasa busi tidak layak pakai seperti tidak ratanya bentuk elektroda, lebih baik mengganti busi tersebut sesegera mungkin atau tenaga mesin justru akan menurun.

Sekian info mengenai Merawat Busi Mobil Agar Awet semoga berguna ,jika berguna monggo dishare kerekan - rekan sekalian . jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom dibawah ini ... terimakasih ...

Lakukan Penggantian Busi? Ini Cara Mudahnya

Hallo brother Lakukan Penggantian Busi? Ini Cara Mudahnya Busi atau spark plug merupakan salah satu komponen dari sistem pengapian yang memiliki peran begitu penting terhadap kinerja mesin bagi setiap kendaraan roda dua maupun empat. Busi memiliki beberapa fungsi seperti sebagai pembakar mesin, cadangan aki, menghidupkan mesin mobil, menghasilkan listrik dan juga menjaga mesin agar selalu dalam keadaan yang stabil.

Lakukan Penggantian Busi. Busi mobil yang mengalami kerusakan memang merupakan hal yang menyebalkan. untuk itu Anda harus segera melakukan pemeriksaan terhadap komponen tersebut. Anda dapat mengenali busi yang telah rusak dengan tanda-tanda berikut ini:
  • Mesin mobil yang tersendat
  • Laju mobil yang terasa berat
  • Putaran mesin atau RPM akan drop
  • Elektroda busi mengalami perubahan warna seperti habis terbakar dimana tertutup oleh jelaga hitam
  • Knalpot yang mengeluarkan bunyi bising
Lakukan Penggantian Busi? Ini Cara Mudahnya

Jika kendaraan Anda telah mengalami beberapa gejala di atas, inilah saatnya Anda perlu untuk melakukan penggantian busi agar kembali bekerja dengan optimal.

langkah-langkah penggantian busi mobil dengan tepat bagi Anda 

Terdapat beberapa peralatan yang perlu Anda siapkan untuk mengganti busi mobil :
  • Busi pengganti.
  • Kunci busi
  • Alat ukur celah busi (optional)
  • Perlengkapan pelindung mata dan sarung tangan jika perlu.
Tahap 1: Membuka Busi Lama
  1. Sebelum Anda memulai proses penggantian busi, pastikan mesin sedang berada dalam kondisi yang tidak panas jika disentuh. Jangan lupa untuk mempersiapkan beberapa peralatan yang Anda butuhkan :
  • Kunci sok / kunci busi
  • Batang ekstensi
  • Soket pembuka busi,
  • Pengukur celah busi
  1. Bukalah kap mesin mobil Anda dan cari letak busi tersebut. Bukalah buku petunjuk kendaraan untuk membantu Anda mencari letak busi mobil yang tepat. Ketika Anda membuka kap mesin, terdapat beberapa kabel yang saling mengarah ke berbagai posisi berbeda pada komponen mesin. Busi memiliki tutup pelindung dan berada di dalam mesin tepatnya di bawah kumpulan kabel tersebut.
  • Busi terletak di bagian atas atau samping mesin untuk Anda pengguna mesin dengan 4 silinder.
  • Untuk pengguna mesin dengan 6 silinder, letak busi berada di atas atau samping kepala mesin, busi terbagi menjadi dua pada tiap sisi mesin pada mesin V6 dan V8
  1. Bukalah busi mobil yang pertama. Berikutnya, Anda perlu menarik kabel yang menjadi penutup busi. Pertama-tama, genggam bagian dasar kabel tersebut dan tarik secara perlahan sampai busi terlihat. Agar tidak merusak komponen busi, jangan sekali-kali menggoyangkan kabel busi tersebut untuk melepaskannya. Untuk melepas busi dari posisinya, gunakan kunci busi dengan memasukannya pada batang ekstensi secara perlahan dan hati-hati.
  • Untuk memastikan apakah busi perlu diganti atau tidak, Anda dapat lakukan pemeriksaan terhadap celah busi apakah telah terlihat tidak layak pakai atau masih dalam kondisi yang baik. Untuk itu, Anda perlu mempersiapkan busi mobil yang baru. Ketika ingin melepas komponen busi yang lama, bukalah satu per satu agar tidak merubah letak urutan, pemasangan busi dengan urutan yang tidak teratur dapat berpengaruh pasa pemasangan posisi kabel busi dan berdampak pada tenaga yang kurang bahkan rusaknya mesin mobil.
  1. Selanjutnya, Anda perlu mengukur celah busi dimana harus berjarak antara 0.028-0.06 inci. Anda dapat melihat buku manual kendaraan untuk mengetahui jarak celah busi yang baik.
  2. Untuk memastikan apakah Anda perlu mengganti busi, periksalah kondisi keausan busi yang lama tersebut, jika terdapat kotoran putih juga kotoran bekas terbakar di area elektroda atau bahkan elektroda telah menghilang, inilah saatnya Anda harus melakukan penggantian busi mobil.
 
Tahap 2: Memasang Busi Baru
  1. Langkah pertama dalam pemasangan busi yang baru, tentunya Anda perlu menyiapkan busi pengganti yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan Anda. Dalam pemilihan busi, Anda juga perlu memperhatikan kualitas busi yang tentunya memiliki pengaruh terhadap kinerja mesin mobil Anda.
  2. Dalam proses pemasangan busi yang baru, Anda harus memeriksa dan membersihkan area ulir busi agar terhindar dari kotoran.
  3. Sebelum memasang busi, disarankan bagi Anda untuk melumasi komponen tersebut terlebih dahulu. Gunakan cairan pelumas cukup setetes untuk melumasi ulir busi jika Anda melakukan pemasangan pada mesin alumunium. Hal tersebut untuk menghindari timbulnya reaksi metal yang berbeda.
  4. Berikutnya, mulailah melakukan pemasangan busi yang baru dengan posisi yang tepat, gunakan kunci busi untuk mengencangkan komponen tersebut, ingat bahwa Anda tidak boleh mengencangkan busi terlalu kuat atau akan berdampak pada ulir yang berada di kepala silinder mengalami kerusakan. Perhatikan posisi kabel busi dan kembali pasang komponen tersebut.
  5. Pastikan bahwa busi telah berada sesuai dengan posisinya dengan tepat. Tutup kembali kap mesin.

Tips tambahan untuk Anda.
Agar busi mobil tetap dalam kondisi yang optimal, sebaiknya lakukan perawatan dan pemeriksaan komponen satu ini setiap menempuh jarak 2.000 km. Sedangkan untuk penggantian busi, lakukanlah setiap Anda menempuh jarak 8.000 – 10.000 km.
Sekian info mengenai Lakukan Penggantian Busi? Ini Cara Mudahnya semoga berguna ,jika berguna monggo dishare kerekan - rekan sekalian . jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom dibawah ini ... teimakasih ...

Lakukan Cara Berikut Ini Untuk Mengatur Celah Busi Mobil Anda

Hallo brother Lakukan Cara Berikut Ini Untuk Mengatur Celah Busi Mobil Anda   Spark plug atau yang biasa dikenal dengan nama busi merupakan salah satu komponen utama di dalam sistem pengapian (igniton system) pada suatu kendaraan yakni mobil yang berbahan bakar bensin. Busi sendiri berfungsi untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di dalam ruang bakar mesin.

Mengatur Celah Busi Mobil . Cara kerja sebuah busi tentu dipengaruhi oleh besar celah atau kerenggangan pada busi, celah busi yang besar tentu membutuhkan tegangan yang besar pula untuk memercikkan bunga api, begitupun sebaliknya. Celah atau kerenggangan busi harus sesuai dengan rekomendasi produsen. Dengan celah busi yang tepat maka percikan bunga api pada busi juga tepat dan tentunya membuat pembakaran di ruang mesin dapat lebih sempurna. 

Lakukan Cara Berikut Ini Untuk Mengatur Celah Busi Mobil Anda

Untuk itu, ditariklah kesimpulan bahwa penyetelan celah busi bertujuan untuk mendapatkan percikan yang maksimal dan sesuai dengan tegangan pengapian yang ada. Celah busi yang terlalu sempit atau terlalu lebar akan berakibat pada performa mesin yang dihasilkan. Tedymotor kali ini akan memberikan cara menyetel celah busi mobil yang telah dirangkup dalam dua tahap mulai dari mengukur hingga mengatur celah atau kerenggangan busi. Untuk itu, simak ulasan berikut ini :

cara menyetel celah busi mobil

Peralatan yang Anda Butuhkan

  • Alat ukur kerenggangan busi
  • Kunci busi beserta gagangnya
  • Catok (vice) untuk membengkokkan elektroda
  • Kain gombal
Tahap 1 : Mengukur Kerenggangan Busi
  • Pelajari spesifikasi kerenggangan busi kendaraan Anda seperti jarak serta kinerja, baik busi yang telah terpasang pada mobil ataupun busi yang baru. Ketahuilah jarak kerenggangan yang tepat antara dua elektroda yang berada di setiap ujung busi penting untuk Anda lakukan.
Umumnya  jarak atau celah busi berukuran antara 0.71 hingga 1.52 mm, namun setiap kendaraan memiliki jarak kerenggangan yang berbeda-beda. Periksalah buku panduan kendaraan Anda atau tanyakan kepada pihak suku cadang kendaran mengenai jarak atau celah yang tepat untuk busi mobil Anda.

Tak sedikit pemilik mobil yang telah memodifikasi mesin mobilnya, untuk mesin yang dimodifikasi sendiri membutuhkan jarak kerenggangan yang lebih kecil agar tenaga yang dihasilkan sesuai keinginan. Maka dari itu, semakin besar tenaga yang ingin dihasilkan, kerengganan busi harus semakin kecil.
  • Pilihlah alat ukur celah busi yang sesuai. Saat ini terdapat banyak variasi alat yang dapat mengukur celah busi. Alat ukur ini sebagian besar memiliki sisi mendatar yang dapat digunakan untuk mengubah sedikit sudut elektroda yang bengkok agar mendapat kerenggangan yang diinginkan. Feeler gauge atau spark plug gaugemerupakan alat yang tepat untuk mengukur celah busi karena komponen ini tak jarang telah digunakan oleh banyak orang untuk mengukur celah busi mobil.
  • Bersihkan busi mobil menggunakan kain yang bersih. Bersihkan pula ujung elektroda busi dari partikel jelaga atau kotoran lain untuk memastikan Anda dapat memperoleh hasil pengukuran yang akurat.
Gunakan sedikit alkohol yang cepat kering (90%) untuk pembersihan ujung-ujung elektroda busi yang kotor. Jika busi sulit dibersihkan, gantilah dengan yang baru.
  • Ukurlah celah atau kerenggangan busi menggunakan alat yang telah disiapkan sebelumnya. Ukur celah di antara kedua elektroda busi. Letakkan bilah atau kawat dengan ukuran yang sesuai di antara ujung-ujung elektroda busi atau lewatkan tepi koin di antaranya untuk mengukur kerenggangan busi.
Tahap 2 : Mengatur Kerenggangan Busi
  • Sesuaikanlah kerenggangan busi. Alat ukuran haruslah sesuai, pas atau mendekati ukuran celah. Dengan begitu kerenggangan busi sudah sesuai dan busi dapat dipasang serta digunakan kembali.
  • Gunakan alat khusus untuk mengatur sudut elektroda busi. Atur posisi elektroda busi berada di bawah atau mengarah ke lantai, bagian bawah elektroda merupakan bagian yang harus Anda atur untuk merubah kerenggangan busi. Bengkokkan ke dalam dengan perlahan-lahan dan  jangan lakukan lebih dari setengah millimeter untuk sedikit memperkecil celah dan keluar untuk sedikit memperbesar. Atau bisa juga dengan memberikan tekanan ringan pada busi agar sudut elektroda dapat berubah.
  • Ukur kembali celah busi dan sesuaikan. Berhati-hatilah ketika mengubah celah busi, jangan sampai Anda menyentuh bagian dalam elektroda karena dapat merusak inti dari komponen tersebut, karena jika sampai patah atau terkikis maka busi sudah tidak dapat dipakai lagi.
  • Lakukan cara sebelumnya dengan hati-hati karena apabila elektroda patah tentu proses ini terbilang sia-sia. Pastikan Anda menggunakan tekanan yang ringan untuk sedikit membengkokkan elektroda.
Tips
  • Coba dan pastikan semua busi yang Anda gunakan memiliki celah yang sama.
  • Jika warna ujung busi berbeda-beda, itu dapat menjadi indikasi bahwa mesin kendaraan Anda bermasalah.
  • Jangan memasang busi terlalu kencang. Sebagian besar kepala busi terbuat dari aluminium dan ulirnya dapat rusak dengan mudah.
  • Busi adalah suku cadang yang relatif murah. Penggantian busi secara rutin penting untuk Anda lakukan.
Peringatan
Pastikan untuk memasang kembali kabel busi dengan urutan yang sama seperti sebelumnya.

Sekian info mengenai Lakukan Cara Berikut Ini Untuk Mengatur Celah Busi Mobil Anda semoga berguna ,jika berguna monggo dishare kerekan - rekan sekalian . jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom dibawah ini ... teimakasih ...

Selasa, 17 April 2018

Inilah Fungsi Dan Cara Kerja Busi Sebenarnya

Hallo brother Inilah Fungsi Dan Cara Kerja Busi Sebenarnya Salah satu sistem utama untuk membuat mesin beroprasi adalah adanya sistem pengapian. Tujuan utama sistem pengapian adalah untuk membakar campuran bahan bakar dan udara yang sudah di kompresikan didalam ruang bahar oleh tekanan piston di dalam silinder. Maka, sistem utama dari proses pengapian sendiri adalah akan adanya komponen utama, salah-satunya busi.

Fungsi Dan Cara Kerja Busi . Fungsi utama dari busi sendiri adalah untuk membakar campuran bahan bakar dan udara yang sudah di kompresikan dengan cara memercikkan bunga api melalui ujung elektroda busi. Yang dimaksudkan bunga api ini sendiri adalah loncatan listrik yang dihasilkan dari tegangan tinggi pada Ignition Coil yang kemudian disalurkan melalui kabel busi. 

Fungsi Dan Cara Kerja Busi

Busi terbuat dari beberapa komponen yang memiliki daya tahan terhadap segala suhu. Hal tersebut dikarenakan busi sendiri harus memiliki ketahanan terhadap panas dan juga tekanan. 

Struktur busi sendiri terdiri dari :
  • Keramik
  • Insulator
  • Metal
  • Gasket
  • Dan yang terpenting adalah Elektroda

Di ujung tengah dari Elektroda dan ground elektroda inilah proses terjadinya loncatan api. Loncatan api ini terjadi dicelah dari elektroda yang dimaksudkan. Oleh karena itu, kondisi dari elektroda ini sangatlah penting. Apabila semakin lama busi ini digunakan, maka celah elektroda akan semakin besar, sehingga tegangan yang dibutuhkan untuk memercikkan api juga semakin besar. Jika hal ini terjadi, maka akan mengakibatkan kegagalan pengapian (misfiring), efeknya, mesin mobil akan ngadet-ngadet.

Saat ini, busi-busi yang digunakan pada mesin mobil baru kebanyakan adalah busi Iridium. Iridium sendiri adalah lapisan pada elektroda, dan iridium sendiri dinilai lebih bagus dan lebih kuat dibandingkan dengan busi biasa. Namun, soal harga, busi Iridium pastinya lebih mahal daripada busi biasa, karena kualitas yang lebih bagus.

Bagaimana? Sudah lebih mengerti fungsi sebenarnya dari busi kan? Saatnya Anda perbarui busi Anda agar mesin tetap dalam kondisi baik.

Sekian info mengenai Inilah Fungsi Dan Cara Kerja Busi Sebenarnya semoga berguna ,jika berguna monggo dishare kerekan - rekan sekalian . jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom dibawah ini ... teimakasih ...

Rabu, 01 Februari 2017

Tes Kerenggangan Busi, Enak Rapet Atau Nangkang?

Tes Kerenggangan Busi, Enak Rapet Atau Nangkang?Gap busi bukan harga mati. Meski pabrikan sudah mematok kerenggangan antara ground dan elektroda busi di angka kisaran 0,9 mm, toh angka ini masih bisa dikutak-katik sesuai selera dan geografis kita tinggal. Mau dibikin rapet atau malah ngangkang. Asal masih dalam kerapatan yang ditoleransi oleh pabrik. Lalu, bagaimana jika terlalu rapet, atau malah terlalu ngangkang? Hmm... 

Tes Kerenggangan Busi Kerapatan yang dianjurkan pabrikan mulai 0,7 mm hingga 1 mm. You knowlah. Bahwa kerenggangan busi, mempengaruhi power yang dihasilkan mesin. Kan setiap berubah kerenggangannnya, berubah pula kondisi api yang dihasilkan. Materi ini sudah diajarkan di SMK. Jadi, gak usah bahas di sini.



Tes Kerenggangan Busi


Paling sip, kita akan menguji, berapa power yang dihasilkan kala kerenggangan busi kita ubah. Mulai gap paling sempit, standar pabrik hingga paling lebar. Karakter kerenggangan atau gap busi akan menentukan karakter mesin. Power mesin berada di putaran bawah, tengah,  atas atau malah ga bisa menyala.



Tes Kerenggangan Busi

Sebagai ‘kelinci’ percobaan, uji busi standar Minerva 150 S keluaran 2012. Masih kinyis-kinyis dan perawan alias belum diobok-obok tangan jail mekanik. Pengetesan menggunakan Dynotest tipe 250i milik Aerospeed yang stay di Jl. H. Nawi Raya No. 74, Jakarta Selatan. Telepon (021) 7201190. Kamsia, ya Bos.

STANDAR PABRIK
Pengetesan diawali dengan gap standar referensi pabrikan. Dengan gap 0,9 mm power bisa mencapai 14,45 HP dan torsi 7, 20 ft.lb. Ini kemampuan maximal yang diberikan busi ketika diseting kerenggangan di 0,9 mm.

Grafik AFR (Air Fuel Ratio) dilihat memang dibikin econo power. Econo power adalah power maksimal yang didapat dengan perbandingan grafik AFR yang paling bagus. Antara 13 : 1 sampai 14 : 1. Dimaksudkan agar mesin awet dan bisa irit bahan bakar.

PALING SEMPIT
Dari beberapa ukuran yang kami coba 0,1 mm adalah gap minimal antara anoda dan ground busi.  Saat motor distarter, sudah terlihat gejala abnormal. Mesin tidak bisa idle alias ndut-ndutan. Kadang idup, tapi lebih sering mati. Untung gak sampe dikubur.

Saat di dino, grafik menunjukkan power bawah mesin naik-turun, tepatnya mulai rpm 6.900. Power mesin pun terkorupsi sekitar 0,10 HP. Dari grafik pengetesan juga terlihat, konsumsi bahan bakar lebih boros. Udah lemot, boros pula.  Rugi dua kali.

RENGGANG
Gap paling ngangkang, kami memilih 1,5 mm. Bisa dibilang cukup reggang dibanding standar pabrik yang hanya 0,9 mm. Angka 1,5 mm berarti 0,6 mm lebih renggang dibanding standar.

Diluar dugaan, motor bisa idle alias langsam. Dan anehnya lagi, power tidak terkorupsi, sebaliknya naik menjadi 10,63 HP dan torsi 7,29 ft.lbs.

Bisa jadi angka power bisa naik karena api busi yang dihasilkan lebih besar. Namun harus ditunjang sistem pengapian yang kuat. Misalnya koil harus punya tegangan cukup tinggi. Kebetulan dalam pengujian menggunakan motor baru. Jadi semua komponen pengapian masih fit.

Tapi, di grafik AFR, kerenggangan 1,5 mm menunjukan motor lebih haus bahan bakar dibanding 2 tes sebelumnya. Bisa dilihat di grafik AFR yang menurun sejak gasingan awal, pertanda motor terlalu kaya bahan bakar.  (motorplus-online.com)  


Sekian info mengenai Tes Kerenggangan Busi, Enak Rapet Atau Nangkang? semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih…

Ciri-ciri Busi Mobil Harus Diganti

Hallo brother Ciri-ciri Busi Mobil Harus Diganti - Komponen yang kecil ini tidak bisa kita anggap remeh dan sangat diperhatikan, karena busi adalah unsur penting pada mesin, kinerja parts ini harus mampu memberikan pengapian mobil agar dapat bekerja secara optimal. Gejala mesin mobil yang susah hidup atau menyala biasanya busi perlu diganti karena faktor usia dan pengapian sudah melemah dan akibatnya mesin jadi kurang bertenaga.

Ciri-ciri Busi Mobil Harus Diganti . Faktor lain performa mesin jadi menurun dan loyo, bisa dikatakan busi yang sudah lama tidak pernah diganti. Akibatnya bensin jadi boros dan tingkat asupan bensin ke ruang mesin jadi meningkat karna arus percikan api yang ditimbulkan dari arus listrik pada busi melemah sehingga aliran bensin ke ruang mesin menjadi semakin deras. Untuk mobil baru yang memiliki platina, penggantian busi bisa dilakukan setiap 60 ribu mil atau sekitar 96 ribu km. Sedangkan untuk mobil lama sebaiknya ganti dilakukan setiap 15 ribu mil atau 24 ribu km.

Ciri-ciri Busi Mobil Harus Diganti

Anda sebenarnya dapat melihat fisik dari busi untuk menilai pengapiannya, semua itu dapat dilihat pada warna ujung insulator busi itu sendiri. Kondisi masih baik jika ujung insulator dan elektrode busi berwarna abu-abu terang atau coklat kemerah-merahan.

Ciri-ciri Busi Mobil Harus Diganti

Lekas periksa setelan injeksi, kemudian mekanisme cuk, saringan udara, atau jika perlu ganti busi yang sesuai, apabila elektrode dan busi tertutup dengan jelaga hitam. Indikasi yang terakhir ialah bensin dan oli tercemar bahan lain seperti air, apabila ujung insulatornya tampak berwarna kuning agak coklat muda dan terkadang muncul warna hijau agak basah.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mulai mengganti busi :

  • Parkir mobil pada daerah yang rata dan pastikan mesin sudah dalam kondisi mati.
  • Jika mobil baru dipakai, tunggulah kurang lebih dua jam untuk memastikan mesin sudah benar-benar dingin.
  • Untuk mencegah kerusakan yang lebih parah, sebaiknya lepaslah aki mobil anda.
Langkah-langkah nya dalam mengganti busi yaitu :

  1. Bersihkan bagian dari busi dengan menggunakan semprotan angin dengan berkekuatan tinggi, semprotan angin bisa didapat dari air compressor. Membersihkan kerak dengan menggunakan air compressor pada busi sangatlah penting sehingga kotoran atau karbon fluida jika saat dibersihkan tidak ada yang jatuh ke dalam silinder. lebih jelasnya baca Tips Merawat dan membersihkan Busi,
  2. Lepaskan kawat busi dengan memutar tutup karetnya sambil menariknya. Jangan langsung menarik kabel busi, karena hal itu bisa merusaknya. Lepaslah busi dari socket-nya dengan memutarnya.
  3. Peringtan keras agar supaya kita bisa hati-hati, jangan menjatuhkan apapun ke atas silinder mesin, piston atau head. Kerusakan serius pada silinder atau head akan terjadi jika ada benda asing yang jatuh dalam padanya.
  4. Sebaiknya busi baru yang akan dipasang sudah tersedia lebih dulu sesuai spesifikasi pabrikan kemudian Pasanglah tiap busi di atas masing-masing silinder mesin.
Sekian info mengenai Ciri-ciri Busi Mobil Harus Diganti semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih…

Cara Mudah Menyetel Keranggangan Busi Mobil

Cara Mudah Menyetel Keranggangan Busi Mobil - Sebuah mesin membutuhkan busi dengan pengaturan kerenggangan yang sesuai agar dapat bekerja dengan baik. Ukuran kerenggangan mempengaruhi suhu pengapian busi, yang secara langsung akan berpengaruh terhadap pembakaran bahan bakar dan udara di dalam mesin. Memperbesar kerenggangan busi akan menghasilkan percikan api yang lebih besar, yang dapat bermanfaat bagi beberapa mesin yang dimodifikasi guna memaksimalkan efisiensinya. 
 Menyetel Keranggangan Busi Mobil
Cara Mudah Menyetel Keranggangan Busi Mobil . Umumnya mobil - mobil baru sekarang, mesinnya sudah model HLA (Hydraulic Lash Adjuster). Berarti, saat tune-up tak perlu setel kl ep, paling cek filter-filter dan busi. Untuk yang terakhir, bisa dilakukan sendiri demi menghemat pengeluaran.
Cara Menyetel Keranggangan Busi Mobil
Peralatan yang dibutuhkan hanya kunci busi dan filler. Inilah petunjuk membuka dan pemeriksaannya.
1. Untuk penggantian busi yang belum terlalu lama, biasanya kondisi busi masih baik. Hanya gap atau celah antara katoda dan anoda kerap berubah lantaran katoda alias inti busi yang sudah termakan api saat terjadi percikan.
2. Lazimnya ukuran celah antara 0,7-0,8 bila menggunakan filler. Seandainya kondisi busi tidak kotor, cukup ukur ulang celah pada keempat busi.  
3. Jika ukuran gap di atas 0,8, setel ulang dengan cara mengetuk anoda ke permukaan yang keras, tapi perlahan. Bisa juga menggunakan gagang filler
4. Ketika mengukur celah, lakukan berulang kali sampai dapat ukuran ideal. Cara yang sama diperlakukan pada busi lainnya. Bila sudah, pasang keempat busi ke kepala silinder. Jika ada yang terjatuh, periksa kembali celahnya.
Sekian info mengenai Cara Mudah Menyetel Keranggangan Busi Mobil semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih…